Polisi Selidiki Bagaimana Dulmatin Miliki Paspor Resmi
Jumat, 12/03/2010 16:09 WIB
Terkait
Jakarta
Polri memastikan gembong teroris Yahya Ibrahim alias Dulmatin sering keluar masuk Indonesia menggunakan paspor resmi. Polisi masih menelusuri bagaimana cara Dulmatin bisa mendapatkan izin resmi tersebut.
"Sudah kita periksa (paspornya)," ujar Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Jumat (12/3/2010).
Ito menjelaskan, Dulmatin diduga beberapa kali keluar masuk Indonesia. Namun ia tidak menjelaskan apakah Dulmatin masuk melalui jalur laut atau udara.
Pihaknya juga akan memeriksa bagaimana paspor resmi bisa diperoleh Dulmatin dengan mudah. Yang jelas, kata Ito, saat ini fokus polisi mencari bagaimana Dulmatin dan jaringannya bisa masuk ke Indonesia dengan resmi. "Nanti kita ini kan (cari bagaimana dia bisa dapat paspor)," jelasnya.
Pihak Imigrasi berjanji akan menyelidiki asal usul paspor Dulmatin. "Kita saat ini sedang menyelidiki lebih detail perihal ini," kata Staf Humas Imigrasi Bambang Catur saat dihubungi detikcom, Jumat (12/3/2010).
Dulmatin ditembak mati Densus 88 dalam penggrebekan di sebuah warnet di Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa 9 maret lalu. Otak peristiwa bom Bali I yang menjadi buruan internasional ini, selama ini diketahui bersembunyi di Mindanao, Filipina.
Namun Polri memastikan Dulmatin kerap masuk ke Indonesia. Selain soal paspor yang dimiliki, bukti lainnya yakni Dulmatin memiliki anak-anak yang masih kecil di Indonesia. Padahal dia sudah sejak 2003 pergi dari Indonesia.
(ape/nrl)
"Sudah kita periksa (paspornya)," ujar Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Jumat (12/3/2010).
Ito menjelaskan, Dulmatin diduga beberapa kali keluar masuk Indonesia. Namun ia tidak menjelaskan apakah Dulmatin masuk melalui jalur laut atau udara.
Pihaknya juga akan memeriksa bagaimana paspor resmi bisa diperoleh Dulmatin dengan mudah. Yang jelas, kata Ito, saat ini fokus polisi mencari bagaimana Dulmatin dan jaringannya bisa masuk ke Indonesia dengan resmi. "Nanti kita ini kan (cari bagaimana dia bisa dapat paspor)," jelasnya.
Pihak Imigrasi berjanji akan menyelidiki asal usul paspor Dulmatin. "Kita saat ini sedang menyelidiki lebih detail perihal ini," kata Staf Humas Imigrasi Bambang Catur saat dihubungi detikcom, Jumat (12/3/2010).
Dulmatin ditembak mati Densus 88 dalam penggrebekan di sebuah warnet di Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa 9 maret lalu. Otak peristiwa bom Bali I yang menjadi buruan internasional ini, selama ini diketahui bersembunyi di Mindanao, Filipina.
Namun Polri memastikan Dulmatin kerap masuk ke Indonesia. Selain soal paspor yang dimiliki, bukti lainnya yakni Dulmatin memiliki anak-anak yang masih kecil di Indonesia. Padahal dia sudah sejak 2003 pergi dari Indonesia.
(ape/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 11:07 WIB
MKGR Deklarasikan Pencapresan Ical
-
Minggu, 27/05/2012 10:56 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Iqbal Meninggal di Ayunan
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
286 Komentar
-
241 Komentar
-
223 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
