Kopi Luwak dari SBY Untuk Rudd Ramai Dibahas Media Australia
Jumat, 12/03/2010 12:20 WIB
kopi luwak (AFP)
Jakarta
Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono telah memberikan kado berupa kopi luwak untuk Perdana Menteri (PM) Australia Kevin Rudd. Pemberian kado itu menjadi pembicaraan hangat media di negeri Kanguru itu.
Penyebabnya adalah kopi luwak merupakan jenis kopi yang dikumpulkan dari hasil proses pencernaan luwak, hewan sejenis musang yang hidup di hutan-hutan Indonesia.
Dengan kata lain, luwak yang pandai memilih biji kopi yang sudah matang memakan biji itu. Kemudian produsen kopi akan mengumpulkan biji kopi yang keluar bersama kotoran luwak.
Masalahnya, pada Januari lalu, Dinas Inspeksi dan Karantina Australia atau Australian Quarantine and Inspection Service (AQIS) telah mengeluarkan Peringatan Karantina Publik untuk para importir kopi olahan termasuk kopi luwak.
Disebutkan bahwa kopi luwak harus diperiksa dengan ketat karena komoditas itu mungkin saja mencakup produk-produk yang bisa berpotensi terkontaminasi dengan pathogen-pathogen eksotis dan endemis. Karena itu produk tersebut tidak akan diimpor tanpa izin impor dari AQIS.
Nah, aturan karantina yang ketat ini juga berlaku untuk kado kopi luwak dari SBY.
Seorang juru bicara PM Rudd mengungkapkan, kopi luwak pemberian SBY saat ini belum dibuka dan masih berada di tangan petugas.
"Semua impor ke Australia harus mematuhi aturan karantina, dan hadiah-hadiah yang masuk ke Australia untuk kunjungan tamu pemerintahan tidak ada bedanya," kata juru bicara tersebut.
"Kopi luwak membutuhkan izin impor dari AQIS untuk dibawa masuk ke Australia dan proses itu sedang berlangsung. Kopi telah disampaikan dan saat ini tengah berada di pejabat-pejabat pemerintah," tandasnya.
Kopi luwak ini dikenal sebagai kopi langka dan termahal di dunia.
(ita/iy)
Penyebabnya adalah kopi luwak merupakan jenis kopi yang dikumpulkan dari hasil proses pencernaan luwak, hewan sejenis musang yang hidup di hutan-hutan Indonesia.
Dengan kata lain, luwak yang pandai memilih biji kopi yang sudah matang memakan biji itu. Kemudian produsen kopi akan mengumpulkan biji kopi yang keluar bersama kotoran luwak.
Masalahnya, pada Januari lalu, Dinas Inspeksi dan Karantina Australia atau Australian Quarantine and Inspection Service (AQIS) telah mengeluarkan Peringatan Karantina Publik untuk para importir kopi olahan termasuk kopi luwak.
Disebutkan bahwa kopi luwak harus diperiksa dengan ketat karena komoditas itu mungkin saja mencakup produk-produk yang bisa berpotensi terkontaminasi dengan pathogen-pathogen eksotis dan endemis. Karena itu produk tersebut tidak akan diimpor tanpa izin impor dari AQIS.
Nah, aturan karantina yang ketat ini juga berlaku untuk kado kopi luwak dari SBY.
Seorang juru bicara PM Rudd mengungkapkan, kopi luwak pemberian SBY saat ini belum dibuka dan masih berada di tangan petugas.
"Semua impor ke Australia harus mematuhi aturan karantina, dan hadiah-hadiah yang masuk ke Australia untuk kunjungan tamu pemerintahan tidak ada bedanya," kata juru bicara tersebut.
"Kopi luwak membutuhkan izin impor dari AQIS untuk dibawa masuk ke Australia dan proses itu sedang berlangsung. Kopi telah disampaikan dan saat ini tengah berada di pejabat-pejabat pemerintah," tandasnya.
Kopi luwak ini dikenal sebagai kopi langka dan termahal di dunia.
(ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 11:07 WIB
MKGR Deklarasikan Pencapresan Ical
-
Minggu, 27/05/2012 10:56 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Iqbal Meninggal di Ayunan
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
284 Komentar
-
239 Komentar
-
223 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
