detikcom

Panglima TNI: Ada Kerawanan Saat Kedatangan Obama

Aprizal Rahmatullah - detikNews
Kamis, 11/03/2010 15:02 WIB
Jakarta TNI mencium adanya kemungkinan indikasi bahaya saat Presiden AS Barack Obama berkunjung ke Indonesia. Namun, potensi kerawanan tersebut terus diantisipasi.

"Ada kerawanan-kerawanan. Namun kita terus mengadakan antisipasi antara TNI dan Polri," kata Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso usai acara pembukaan Latihan Bersama Penanggulangan Teror TNI-Polri di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (11/3/2010).

Namun, sayangnya Djoko enggan menjelaskan lebih lanjut apa dan bagaimana potensi keamanan terkait kedatangan Obama pada 23 Maret nanti. Namun TNI, lanjut Djoko, telah membagi tugasnya dengan kepolisian terkait sistem pengamanan saat Obama berada di Indonesia.

"Kendali (pengamanan) di tangan TNI. Polri membantu ring 2 dan ring 3, terutama dalam rute perjalanan," ungkap Djoko.

Djoko menjelaskan, jelang kedatangan Obama jajarannya terus meningkatkan keamanan di seluruh wilayah Indonesia. Tugas itu dilakukan TNI bekerja sama dengan kepolisian

"Jumlah kekuatan dan disterilkan di daerah-daerah," jelasnya.

Terkait latihan bersama penanggulangan antiteror yang dilakukan TNI Polri, Djoko membantah hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan bahaya saat Obama datang. Latihan bersama ini dilakukan sebagai kegiatan rutin TNI-Polri menanggulangi bahaya terorisme yang setiap saat bisa terjadi.

"Tidak ada. Ini hanya latihan berkala yang sesungguhnya dilakukan akhir tahun 2009, tapi karena kegiatan begitu padat baru dilaksanakan Maret ini," imbuhnya

(ape/nrl)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel