Diminta Mundur dari Ketua DPR
Marzuki Alie: Memangnya Saya Melanggar Apa?
Kamis, 11/03/2010 13:15 WIB
Ketua DPR Marzuki Alie.
Terkait
Jakarta
Koalisi LSM meminta Marzuki Alie mundur dari jabatan Ketua DPR dengan tudingan tidak mampu memimpin DPR. Terhadap permintaan yang diajukan ke BK DPR tersebut, Marzuki menyatakan menghormati tetapi juga mempertanyakannya.
"Memangnya saya melanggar apa? Tapi ya silakan sajalah," ujar Marzuki melalu telepon, Kamis (11/3/2010).
Politisi dari FPD ini mengingatkan, jabatan Ketua DPR merupakan posisi politik. Dirinya dipilih sebagai Ketua DPR periode 2009-2014 juga merupakan konsekuensi dari sebuah proses politik, yaitu Pemilu 2009 yang dimenangkan PD.
Terkait hal itu, maka seseorang yang terpilih menduduki suatu jabatan politik tidak mutlak harus punya pengalaman menduduki jabatan yang sama sebelumnya. Marzuki kemudian mencontohkan jabatan presiden dan menteri yang juga merupakan jabatan politik, tidak ada keharusan pejabatnya adalah orang yang sebelumnya pernah menjadi presiden atau menteri.
"Itu konsekuensi demokrasi," sambungnya.
Bila memang benar yang dipermasalahkan oleh Koalisi LSM adalah kericuhan dalam rapat paripurna DPR tentang rekomendasi Pansus Century, Marzuki menegaskannya sebagai masalah internal DPR. Kejadian itu juga merupakan salah satu bahan evaluasi DPR.
"Tolong sampaikan ke mereka (Koalisi LSM), saya membuka pintu diskusi agar tidak terjadi salah paham. Kapan saja mereka mau, saya siapkan waktunya. Tidak baik menuntut sebelum klarifikasi," sambung Marzuki.
(lh/iy)
"Memangnya saya melanggar apa? Tapi ya silakan sajalah," ujar Marzuki melalu telepon, Kamis (11/3/2010).
Politisi dari FPD ini mengingatkan, jabatan Ketua DPR merupakan posisi politik. Dirinya dipilih sebagai Ketua DPR periode 2009-2014 juga merupakan konsekuensi dari sebuah proses politik, yaitu Pemilu 2009 yang dimenangkan PD.
Terkait hal itu, maka seseorang yang terpilih menduduki suatu jabatan politik tidak mutlak harus punya pengalaman menduduki jabatan yang sama sebelumnya. Marzuki kemudian mencontohkan jabatan presiden dan menteri yang juga merupakan jabatan politik, tidak ada keharusan pejabatnya adalah orang yang sebelumnya pernah menjadi presiden atau menteri.
"Itu konsekuensi demokrasi," sambungnya.
Bila memang benar yang dipermasalahkan oleh Koalisi LSM adalah kericuhan dalam rapat paripurna DPR tentang rekomendasi Pansus Century, Marzuki menegaskannya sebagai masalah internal DPR. Kejadian itu juga merupakan salah satu bahan evaluasi DPR.
"Tolong sampaikan ke mereka (Koalisi LSM), saya membuka pintu diskusi agar tidak terjadi salah paham. Kapan saja mereka mau, saya siapkan waktunya. Tidak baik menuntut sebelum klarifikasi," sambung Marzuki.
(lh/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:16 WIB
Semua Kader PD Wajib Penuhi Panggilan KPK Soal Uang ke Kongres
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
223 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
