Korupsi Tiket Kemlu
Kejagung Periksa Eks Sekjen Kemlu
Kamis, 11/03/2010 12:39 WIB
Jakarta
Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan pemeriksaan terhadap Plt Sekjen Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Imron Cotan. Imron diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi mark-up refund tiket perjalanan diplomat di Kemlu.
"Ya, (plt Kemlu) dipanggil hari ini," ujar Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jampidsus Kejagung, Arminsyah, saat dihubungi wartawan, Kamis (11/3/2010).
Imron Cotan diperiksa sejak pukul 09.00 WIB. Hingga saat ini pemeriksaan oleh tim penyidik Kejaksaan masih berlangsung.
Salah satu tersangka dalam kasus ini, Ade Sudirman selaku mantan Kasubag Verifikasi, dalam testimoninya menyebutkan, mantan Sekjen Kemlu IC turut menerima uang sebesar Rp 2,3 miliar.
Selain itu, berdasarkan laporan ICW ke KPK pekan lalu ditemukan dugaaan penggelembungan anggaran pembelian tiket pesawat oleh diplomat ke luar negeri pada 2009. Negara diduga rugi hingga miliaran rupiah. Ditengarai uang juga mengalir ke mantan petinggi Kemlu NHW sebesar Rp 1 miliar dan petinggi Kemlu IC sebesar Rp 2,3 miliar.
Sebelumnya Kejagung telah memeriksa 21 saksi terkait kasus ini. Namun pemeriksaan tersebut hanya terbatas pada level staf dan kepala biro Kemlu. Pemeriksaan kali ini merupakan pemeriksaan pertama kalinya terhadap pejabat tinggi Kemlu.
(nvc/ken)
"Ya, (plt Kemlu) dipanggil hari ini," ujar Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jampidsus Kejagung, Arminsyah, saat dihubungi wartawan, Kamis (11/3/2010).
Imron Cotan diperiksa sejak pukul 09.00 WIB. Hingga saat ini pemeriksaan oleh tim penyidik Kejaksaan masih berlangsung.
Salah satu tersangka dalam kasus ini, Ade Sudirman selaku mantan Kasubag Verifikasi, dalam testimoninya menyebutkan, mantan Sekjen Kemlu IC turut menerima uang sebesar Rp 2,3 miliar.
Selain itu, berdasarkan laporan ICW ke KPK pekan lalu ditemukan dugaaan penggelembungan anggaran pembelian tiket pesawat oleh diplomat ke luar negeri pada 2009. Negara diduga rugi hingga miliaran rupiah. Ditengarai uang juga mengalir ke mantan petinggi Kemlu NHW sebesar Rp 1 miliar dan petinggi Kemlu IC sebesar Rp 2,3 miliar.
Sebelumnya Kejagung telah memeriksa 21 saksi terkait kasus ini. Namun pemeriksaan tersebut hanya terbatas pada level staf dan kepala biro Kemlu. Pemeriksaan kali ini merupakan pemeriksaan pertama kalinya terhadap pejabat tinggi Kemlu.
(nvc/ken)
Baca Juga
- Korupsi Tiket Pesawat Kemlu
Syarif dan Gusti Tak Sertakan Tiket dalam Pengujian Tagihan - MA Putus Mantan Walikota Manado 7 Tahun Bui
- Indonesia Terkorup di Asia Pasifik
PUKAT: Bukti Kita Tidak Punya Pondasi Pemberantasan Korupsi - Indonesia Terkorup di Asia Pasifik
Patrialis: Belum Ada Sinergi Lembaga Penegak Hukum
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:16 WIB
Semua Kader PD Wajib Penuhi Panggilan KPK Soal Uang ke Kongres
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
223 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
