DPR AS Tolak Resolusi Penarikan Pasukan dari Afghanistan
Kamis, 11/03/2010 10:35 WIB
Washington
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat atau U.S. House of Representatives menolak resolusi yang menyerukan Presiden Barack Obama menarik pasukan dari Afghanistan.
Sebanyak 65 anggota House of Representatives, kebanyakan dari Partai Demokrat, mendukung resolusi penarikan pasukan yang ditulis oleh Representative Dennis Kucinich tersebut. Sedangkan 356 anggota menolak resolusi tersebut.
"Jika Kongres ini tidak bertindak untuk mengambil tanggung jawab konstitusionalnya, kita akan terus berada di Afghanistan untuk waktu yang sangat, sangat lama dengan biaya tinggi untuk pasukan kita dan prioritas nasional kita," cetus Kucinich seperti dilansir Reuters, Kamis (11/3/2010).
Para pendukung resolusi itu menyatakan, inilah waktunya bagi anggota parlemen AS untuk mempertimbangkan apakah mereka akan meneruskan perang di Afghanistan yang telah berlangsung hampir 9 tahun itu. Perang itu telah menewaskan sekitar 1.000 prajurit AS dan memakan biaya ratusan miliar dolar AS.
Namun mereka yang menolak resolusi penarikan pasukan itu punya alasan kuat. Dikatakan bahwa AS tak bisa mundur dari Afghanistan sebelum pemerintahan di sana mampu menjamin keamanan karena Taliban bisa kembali memberikan tempat perlindungan bagi jaringan teroris Al Qaeda.
"Saya sangat sadar bahwa meskipun kita tetap berada di Afghanistan -- dan saya ingin menekankan ini -- tak ada jaminan bahwa kita akan menang dalam perang kita melawan Al Qaeda. Tapi jika kita tidak mencoba, kita dijamin akan gagal," tegas Representative Howard Berman, ketua Komite Urusan Luar Negeri dari Partai Demokrat.
Kongres AS telah mengeluarkan resolusi yang mensahkan perang di Afghanistan pada tahun 2001 setelah serangan teroris 11 September di AS oleh Al Qaeda. Namun ditegaskan Kucinich, resolusi tahun 2001 itu tidak dimaksudkan untuk mendukung perang yang tiada berkesudahan dengan biaya yang terus meningkat.
(ita/iy)
Sebanyak 65 anggota House of Representatives, kebanyakan dari Partai Demokrat, mendukung resolusi penarikan pasukan yang ditulis oleh Representative Dennis Kucinich tersebut. Sedangkan 356 anggota menolak resolusi tersebut.
"Jika Kongres ini tidak bertindak untuk mengambil tanggung jawab konstitusionalnya, kita akan terus berada di Afghanistan untuk waktu yang sangat, sangat lama dengan biaya tinggi untuk pasukan kita dan prioritas nasional kita," cetus Kucinich seperti dilansir Reuters, Kamis (11/3/2010).
Para pendukung resolusi itu menyatakan, inilah waktunya bagi anggota parlemen AS untuk mempertimbangkan apakah mereka akan meneruskan perang di Afghanistan yang telah berlangsung hampir 9 tahun itu. Perang itu telah menewaskan sekitar 1.000 prajurit AS dan memakan biaya ratusan miliar dolar AS.
Namun mereka yang menolak resolusi penarikan pasukan itu punya alasan kuat. Dikatakan bahwa AS tak bisa mundur dari Afghanistan sebelum pemerintahan di sana mampu menjamin keamanan karena Taliban bisa kembali memberikan tempat perlindungan bagi jaringan teroris Al Qaeda.
"Saya sangat sadar bahwa meskipun kita tetap berada di Afghanistan -- dan saya ingin menekankan ini -- tak ada jaminan bahwa kita akan menang dalam perang kita melawan Al Qaeda. Tapi jika kita tidak mencoba, kita dijamin akan gagal," tegas Representative Howard Berman, ketua Komite Urusan Luar Negeri dari Partai Demokrat.
Kongres AS telah mengeluarkan resolusi yang mensahkan perang di Afghanistan pada tahun 2001 setelah serangan teroris 11 September di AS oleh Al Qaeda. Namun ditegaskan Kucinich, resolusi tahun 2001 itu tidak dimaksudkan untuk mendukung perang yang tiada berkesudahan dengan biaya yang terus meningkat.
(ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:16 WIB
Semua Kader PD Wajib Penuhi Panggilan KPK Soal Uang ke Kongres
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
223 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
