Kasus Century
KPK: Tidak Pernah Ada Voting di KPK
Rabu, 10/03/2010 22:23 WIB
Jakarta
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak pernah ada voting dalam penentuan kasus Bank Century. Bahkan untuk kasus lain pun, keputusan selalu diambil lewat musyawarah untuk mufakat.
"Voting belum pernah ada, nggak ada lah voting-voting," kata Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Chandra M Hamzah saat dihubungi wartawan, Rabu (10/3/2010).
Menurut Chandra, mekanisme naiknya kasus dari penyelidikan ke penyidikan di KPK dilakukan lewat gelar perkara atau ekspose. Selama kurun waktu dari 2008, tidak pernah terjadi pengambilan keputusan voting dalam penentuan kasus.
Selama itu pula, kata Chandra, pimpinan KPK selalu mufakat dalam mengambil keputusan. Namun, jika terjadi perdebatan panjang sebelum pengambilan keputusan memang dirasa wajar. Sebab unsur yang hadir dalam ekspose berasal dari pejabat tingkat direktur hingga deputi.
"Mereka punya andil dalam memberikan pendapat. Apa itu layak atau tidak. Karena direktur penyidikan akan melihat. Karena akan terima pekerjaan berikutnya, deputi juga miliki andil," tegasnya.
Sementara itu, juru bicara KPK Johan Budi menambahkan, tidak pernah ada perbedaan pendapat antar level pimpinan KPK. Termasuk antara juru bicara dengan pimpinan KPK M Jasin.
"Semua sepakat kasus ini masih didalami," tambahnya.
ICW dan anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari sebelumnya mencium ada kabar perpecahan di tingkat pimpinan KPK soal Century. Dalam rapat voting soal penentuan kasus, 2 suara mendukung, 2 suara menolak, dan satu suara abstain.
Kasus ini masih dalam tingkat penyelidikan di KPK. Dalam beberapa pekan terakhir, KPK sudah melakukan gelar perkara terkait Century. Namun belum ada perubahan status dari penyelidikan ke penyidikan.
(mad/rdf)
"Voting belum pernah ada, nggak ada lah voting-voting," kata Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Chandra M Hamzah saat dihubungi wartawan, Rabu (10/3/2010).
Menurut Chandra, mekanisme naiknya kasus dari penyelidikan ke penyidikan di KPK dilakukan lewat gelar perkara atau ekspose. Selama kurun waktu dari 2008, tidak pernah terjadi pengambilan keputusan voting dalam penentuan kasus.
Selama itu pula, kata Chandra, pimpinan KPK selalu mufakat dalam mengambil keputusan. Namun, jika terjadi perdebatan panjang sebelum pengambilan keputusan memang dirasa wajar. Sebab unsur yang hadir dalam ekspose berasal dari pejabat tingkat direktur hingga deputi.
"Mereka punya andil dalam memberikan pendapat. Apa itu layak atau tidak. Karena direktur penyidikan akan melihat. Karena akan terima pekerjaan berikutnya, deputi juga miliki andil," tegasnya.
Sementara itu, juru bicara KPK Johan Budi menambahkan, tidak pernah ada perbedaan pendapat antar level pimpinan KPK. Termasuk antara juru bicara dengan pimpinan KPK M Jasin.
"Semua sepakat kasus ini masih didalami," tambahnya.
ICW dan anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari sebelumnya mencium ada kabar perpecahan di tingkat pimpinan KPK soal Century. Dalam rapat voting soal penentuan kasus, 2 suara mendukung, 2 suara menolak, dan satu suara abstain.
Kasus ini masih dalam tingkat penyelidikan di KPK. Dalam beberapa pekan terakhir, KPK sudah melakukan gelar perkara terkait Century. Namun belum ada perubahan status dari penyelidikan ke penyidikan.
(mad/rdf)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:16 WIB
Semua Kader PD Wajib Penuhi Panggilan KPK Soal Uang ke Kongres
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
222 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
