Demo Bajaj dan Taksi Non-Blue Bird
Kaca Dua Taksi Blue Bird Pecah Dilempari
Rabu, 10/03/2010 22:13 WIB
Jakarta
30 Supir bajaj dan taksi non-Blue Bird berunjuk rasa dan memblokir jalan di depan kantor eks PDIP lama di Jl Diponegoro, Jakarta Pusat. 2 Taksi Blue Bird yang melintas jadi sasaran kemarahan mereka.
Kaca belakang taksi Blue Bird dengan no seri LR2014 dan P2079 ini pecah dilempar.
Mereka pun sempat membakar ban sehingga lalu lintas macet. Aksi unjuk rasa ini terjadi karena para sopir menuntut pihak Stasiun Gambir mengizinkan mereka kembali bisa beroperasi di sekitar stasiun Gambir.
"Kelakuan mereka sangat diskriminatif dan merugikan masyarakat umum. Pengguna kereta api bukan orang kaya saja, ada juga pedagang. Ini akan jadi kematian kendaraan umum selain taksi Blue Bird," jelas Slamet, seorang supir Bajaj di sela-sela unjuk rasa, Rabu (10/3/2010).
Slamet menjelaskan, biasanya dalam sehari dia bisa dapat Rp 50 sampai Rp 60 ribu. Namun, saat ini hanya Rp 20 ribu, yang didapatnya.
"Alasan Stasiun Gambir tidak ada tempat, padahal luas sekali. Kalau harus bayar kontrak Rp 7 juta pertahun kita tidak mampu," terang Slamet.
Setelah puas menggelar aksi, sekitar pukul 22.00 WIB para supir ini menghentikan aksinya. Mereka pun melakukan konsolidasi di kantor yang kini dijadikan markas Bendera tersebut. Arus lalu lintas pun kembali normal. (rdf/rdf)
Kaca belakang taksi Blue Bird dengan no seri LR2014 dan P2079 ini pecah dilempar.
Mereka pun sempat membakar ban sehingga lalu lintas macet. Aksi unjuk rasa ini terjadi karena para sopir menuntut pihak Stasiun Gambir mengizinkan mereka kembali bisa beroperasi di sekitar stasiun Gambir.
"Kelakuan mereka sangat diskriminatif dan merugikan masyarakat umum. Pengguna kereta api bukan orang kaya saja, ada juga pedagang. Ini akan jadi kematian kendaraan umum selain taksi Blue Bird," jelas Slamet, seorang supir Bajaj di sela-sela unjuk rasa, Rabu (10/3/2010).
Slamet menjelaskan, biasanya dalam sehari dia bisa dapat Rp 50 sampai Rp 60 ribu. Namun, saat ini hanya Rp 20 ribu, yang didapatnya.
"Alasan Stasiun Gambir tidak ada tempat, padahal luas sekali. Kalau harus bayar kontrak Rp 7 juta pertahun kita tidak mampu," terang Slamet.
Setelah puas menggelar aksi, sekitar pukul 22.00 WIB para supir ini menghentikan aksinya. Mereka pun melakukan konsolidasi di kantor yang kini dijadikan markas Bendera tersebut. Arus lalu lintas pun kembali normal. (rdf/rdf)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:16 WIB
Semua Kader PD Wajib Penuhi Panggilan KPK Soal Uang ke Kongres
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
222 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
