detikcom
Rabu, 10/03/2010 18:17 WIB

Zulkarnaen, Gembong Teroris Paling Senior Berada di Indonesia

E Mei Amelia R - detikNews
foto Ilustrasi
Jakarta - Siapa teroris paling dihormati di kalangan Jamaah Islamiyah (JI) saat ini? Bukan si Mbah alias Zarkasih atau Abu Dujana yang sudah ditahan polisi. Tapi ada nama lain yakni Zulkarnaen. Pria ini sosok paling dilindungi kelompoknya.

"Kalau habis bertemu dia saja, orang yang bertemu dengannya sampai diibaratkan bersumpah pocong untuk tidak menceritakan perihal dia," terang sumber detikcom yang dekat dengan kepolisian saat ditemui di Jakarta, Rabu (10/3/2010).

Zulkarnaen sama sekali tidak pernah pergi keluar dari Indonesia, seperti yang diisukan sebelumnya. "Dia di Indonesia, hanya saja dia cooling down, tidak ikut aksi kelompok mana pun sekarang," ungkap sumber itu.

Banyak pihak menyebut Zulkarnaen memiliki kemampuan lengkap. Mulai dari merakit bom, ahli fisika (untuk meramalkan efek ledakan), dan ahli kimia untuk menciptakan bahan-bahan bom, termasuk kemampuan merekrut pengikut, sehingga figurnya sangat ditokohkan.

Zulkarnaen yang juga punya nama lain Daud alias Arif Sunarso, diduga berperan sebagai penanggung jawab seluruh operasi teror JI. Dia juga Ketua Dewan Askari atau pimpinan kelompok bersenjata Jamaah Islamiyah, namun dia bukanlah eksekutor lapangan, melainkan penanggung jawab aksi teror.

Setiap operasi JI selama ini merupakan hasil persetujuan zulkarnaen. Ditengarai beberapa aksi peledakan bom yang mendapatkan restu Zulkarnaen antara lain peledakan bom di Bursa Efek Jakarta pada 2000 dan bom Bali I pada 2002 yang menewaskan 202 orang. Juga peledakan bom di Hotel JW Marriott tahun 2003, serta peledakan bom di Kedutaan Besar Australia, Jakarta, pada September 2004.

"Dia pernah dibujuk untuk menyerah ke Polri tapi dia menolak, dan memilih tidak terkait kelompok mana pun," tutup sumber itu.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%