Kisah Penipu Ulung
'Selly' Menyesal dan Ingin Kerja Halal
Rabu, 10/03/2010 11:05 WIB
facebook.com
Jakarta
Akun 'Selly Wati' di Facebook masih diragukan apakah benar milik Selly Yustiawati yang diduga terlibat penipuan di sejumlah kota. Statusnya penuh dengan penyesalan.
Pantauan detikcom Rabu (10/3/2010), akun ini baru aktif Rabu (17/2/2010) atau sehari setelah beritanya mulai ramai di media. Ada 692 orang yang menjadi temannya.
Status-status di akunnya penuh dengan nuansa penyesalan atas penipuan yang telah dilakukan perempuan bernama alias Rasellya Rahman Taher ini. "Kalau ada kesalahanku, aku mohon maaf," kata dia.
"Aku pengen cari duit yang halal, pengen berubah dari yang salah," ujar perempuan yang kerap mengaku sebagai wartawan kriminal Kompas ini, dalam status yang lain.
'Selly' pun berniat mengembalikan uang para korbannya, namun lewat proses pengadilan. "Masalah duit, kita kembalikan aja nanti di pengadilan," ujarnya.
Keaslian akun ini memang masih diragukan. Menurut para korban selama ini, Selly justru selalu memakai nama samaran di Facebook antara lain Panggil Aku Eyy dan Aksel Namaku. Akunnya pun selalu disembunyikan, facebooker tidak bisa membukanya kecuali sudah menjadi teman.
Selly diduga terlibat dalam berbagai aksi penipuan di Jabodetabek dan Bandung sejak 2006. Dia kerap mengaku sebagai wartawan kriminal Kompas untuk meyakinkan korban. Modus penipuannya adalah bisnis pulsa murah.
Jaringan pertemanan Facebook dipakai untuk mencari korban baru. Para korban sudah melapor ke polisi antara lain di Bandung, Bogor dan Jakarta. Polisi pun kini memburu Selly.
(fay/lrn)
Pantauan detikcom Rabu (10/3/2010), akun ini baru aktif Rabu (17/2/2010) atau sehari setelah beritanya mulai ramai di media. Ada 692 orang yang menjadi temannya.
Status-status di akunnya penuh dengan nuansa penyesalan atas penipuan yang telah dilakukan perempuan bernama alias Rasellya Rahman Taher ini. "Kalau ada kesalahanku, aku mohon maaf," kata dia.
"Aku pengen cari duit yang halal, pengen berubah dari yang salah," ujar perempuan yang kerap mengaku sebagai wartawan kriminal Kompas ini, dalam status yang lain.
'Selly' pun berniat mengembalikan uang para korbannya, namun lewat proses pengadilan. "Masalah duit, kita kembalikan aja nanti di pengadilan," ujarnya.
Keaslian akun ini memang masih diragukan. Menurut para korban selama ini, Selly justru selalu memakai nama samaran di Facebook antara lain Panggil Aku Eyy dan Aksel Namaku. Akunnya pun selalu disembunyikan, facebooker tidak bisa membukanya kecuali sudah menjadi teman.
Selly diduga terlibat dalam berbagai aksi penipuan di Jabodetabek dan Bandung sejak 2006. Dia kerap mengaku sebagai wartawan kriminal Kompas untuk meyakinkan korban. Modus penipuannya adalah bisnis pulsa murah.
Jaringan pertemanan Facebook dipakai untuk mencari korban baru. Para korban sudah melapor ke polisi antara lain di Bandung, Bogor dan Jakarta. Polisi pun kini memburu Selly.
(fay/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 13:20 WIB
Polisi Bantu Promotor Amankan Refund Tiket Konser Lady Gaga
-
Minggu, 27/05/2012 13:18 WIB
Andi Nurpati Soal Grasi Corby: SBY Tak Langgar UU, Tak Layak Disoal
-
Minggu, 27/05/2012 13:06 WIB
Istri Wartawan Senior TVRI Harap Pembunuh Suaminya Ditangkap Hidup-hidup
-
Minggu, 27/05/2012 13:05 WIB
DPR Terus Dorong Australia Bebaskan Nelayan Anak Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 12:48 WIB
Nyapres, Ical Akan Yakinkan Rakyat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
438 Komentar
-
288 Komentar
-
252 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
