Jimly Terbitkan 3 Buku Bersejarah
Rabu, 03/03/2010 12:24 WIB
Jakarta
Anggota Wantimpres Jimly Asshiddiqie baru-baru ini menerbitkan 3 buah buku bersejarah. Buku tersebut berkisar soal permasalahan hukum konstitusi.
Buku pertama berjudul "The Constitusional Law in Indonesia, a Comprehensive
Overdue". Buku berbahasa Inggris tersebut diterbitkan oleh penerbit dari London, Inggris.
"Ini buku hukum internasional yang menurut saya bersejarah. Akan dipasarkan di luar negeri dan disebar di universitas di seluruh dunia," kata Jimly di kantornya, Jl Veteran, Jakarta, Selasa (2/3/2010).
Buku selanjutnya berjudul "Konstitusi Ekonomi". Buku ini berisi tentang pengaruh UUD 1945 sebagai dasar konstitusi terhadap kehidupan perekonomian.
Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini, banyak undang-undang yang perlu diperhatikan dasar konstitusinya terutama bagi kehidupan perekonomian. "Seperti penanaman modal, UU Migas dan Sumber Daya Air," lanjut pria kelahiran Palembang, 17 April 1956 ini.
Buku ini dinilai bersejarah karena baru pertama dibuat di Indonesia. Bahkan Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara Fakultas Hukum UI ini mengklaim baru pertama hadir di dunia.
Buku terakhir berjudul "Komentar atas UUD 1945". Bagi Jimly, keberadaan buku ini penting dan bersejarah karena bisa membantu masyarakat dalam memahami konstitusi secara lebih mendasar.
"Untuk memudahkan memahami secara pasal demi pasal," pungkas pria yang memiliki
situs pribadi www.jimly.com ini.
(mad/nrl)
Buku pertama berjudul "The Constitusional Law in Indonesia, a Comprehensive
Overdue". Buku berbahasa Inggris tersebut diterbitkan oleh penerbit dari London, Inggris.
"Ini buku hukum internasional yang menurut saya bersejarah. Akan dipasarkan di luar negeri dan disebar di universitas di seluruh dunia," kata Jimly di kantornya, Jl Veteran, Jakarta, Selasa (2/3/2010).
Buku selanjutnya berjudul "Konstitusi Ekonomi". Buku ini berisi tentang pengaruh UUD 1945 sebagai dasar konstitusi terhadap kehidupan perekonomian.
Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini, banyak undang-undang yang perlu diperhatikan dasar konstitusinya terutama bagi kehidupan perekonomian. "Seperti penanaman modal, UU Migas dan Sumber Daya Air," lanjut pria kelahiran Palembang, 17 April 1956 ini.
Buku ini dinilai bersejarah karena baru pertama dibuat di Indonesia. Bahkan Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara Fakultas Hukum UI ini mengklaim baru pertama hadir di dunia.
Buku terakhir berjudul "Komentar atas UUD 1945". Bagi Jimly, keberadaan buku ini penting dan bersejarah karena bisa membantu masyarakat dalam memahami konstitusi secara lebih mendasar.
"Untuk memudahkan memahami secara pasal demi pasal," pungkas pria yang memiliki
situs pribadi www.jimly.com ini.
(mad/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
TokohTerbaru
Indeks Tokoh »
-
Selasa, 22/05/2012 17:37 WIB
Reisa Kartika, Putri Lingkungan yang Ikut Identifikasi Korban Sukhoi
-
Selasa, 15/05/2012 17:05 WIB
Andre Siregar Sang Penerjemah Presiden
-
Senin, 14/05/2012 16:16 WIB
Ahmad Dhani dan Peluang Jadi Politikus
-
Kamis, 10/05/2012 21:06 WIB
Ninasapti Partowidagdo Jalankan Wasiat Hidup Hemat Sang Suami
-
Selasa, 08/05/2012 08:36 WIB
Deddy Herlambang dan Aksi Komunitasnya Merawat Lokomotif Kuno
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
438 Komentar
-
288 Komentar
-
252 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
