Rabu, 03/03/2010 07:49 WIB

Mabes Polri Sertijab Kadiv Propam & Kadiv Binkum

Aprizal Rahmatullah - detikNews
Jakarta - Markas Besar (Mabes) Polri akan melakukan serah terima jabatan (Sertijab) beberapa perwira tinggi dan menengah. Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) dan Divisi Pembinaan Hukum Polri (Binkum) adalah beberapa pos yang akan diisi orang orang baru.

"Info giat besok, Rabu 3 Maret 2010 sertijab Kadiv Propam, Kadiv Binkum, Kapolda Sumut, dan Kapolda NTT," ujar humas Polri lewat pesan singkatnya kepada detikcom, Selasa Malam (2/3/2010).

Pergantian jabatan tersebut, berdasarkan Telegram rahasia (TR) nomer 119/II/2010. TR tersebut juga berisi mutasi puluhan posisi perwira tinggi dan menengah. Irjan Pol Ugro Seno akan menggantikan tugas Irjen Pol Badrodin Haiti sebagai Kapolda Sumut, sementara Badrodin akan menempati tugas sebagai Kepala Divisi Pembinaan Hukum Polri (Binkum).

Semenatara itu, Kapolda Banten Brigjen Pol Rumiah Kertoredjo dan Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Brigjen Pol Bambang Suedi memasuki masa pensiun, keduanya masing-masing akan digantikan oleh Kombes Pol Agus Kusnaedi (Sebelumnya Wakapolda Maluku Utara) dan Kombes Pol Yorry (sebelumnya Staff di Irwasum Polri).

Sertijab akan dilaksanakan di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri pada pukul 8.00 WIB, Kapolri Jenderal Bambang hendarso Danuri akan memimpin langsung upacara sertijab tersebut.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(fiq/irw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%