detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 15:22 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 02/03/2010 17:47 WIB

Mahasiswa Gelar Lomba Karikatur Century

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Puluhan mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar lomba gambar karikatur seputar skandal Bank Century di area pendopo kampusnya, Jl. Muktar Basri, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (2/3/2010) siang. Lomba ini merupakan bentuk kritik terhadap Pansus Bank Century yang dinilai gagal mengungkap aliran dana Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun.

Salah satu peserta lomba, Bayu Gunawan, menggambar neraca yang berat sebelah dengan gambar Wakil Presiden Budiono terlihat duduk diatas neraca yang satu dan Menteri Keuangan Srimuliani duduk dineraca satunya lagi. Pada kantong keduanya terlihat lembaran uang yang menyembul keluar.

Bayu mengatakan, karikatur tersebut menggambarkan dugaan, Wakil Presiden Budiono dan Menteri Keuangan Srimulyani diduga kuat terlibat dalam pengucuran dana Bank Century.

"Dua pejabat penting ini diduga kuat punya andil dalam pengucuran dana Bank Century," kata Bayu.

Menurut Bayu, Pansus Bank Century belum mampu mengungkap fakta kemana aliran dana Bank Century. Dugaan tersebut terbit setelah adanya penundaan rapat paripurna yang yang sedianya mengagendakan laporan hasil kerja Pansus Century.

Sementara Sri Rahayu, menuangkan kekecewaannya terhadap penegakan hukum di Indonesia lewat karikatur. Dalam karikatur Sri, terlihat wanita tua di balik terali besi. Sedang seorang wanita cantik duduk santai di luar penjara. Sri mengatakan, realita saat ini, hukum hanya berlaku pada kaum miskin dan lemah. Sementara kaum kaya dan mereka yang memiliki kekuasaan, nyaris kebal hukum.

"Hanya mencuri buah kakao, bisa kena hukum. Mengapa para koruptor kelas kakap melenggang santai tanpa terjerat hukum," keluh Sri.

Selain menggelar lomba karikatur, mahasiswa juga membuka mimbar bebas. Dalam acara ini, mahasiswa memperdebatkan kinerja Pansus Century yang dinilai gagal mengungkap aliran dana Bank Century sebenarnya.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(rul/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%