Detik.com News
Detik.com

Selasa, 02/03/2010 17:47 WIB

Mahasiswa Gelar Lomba Karikatur Century

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Puluhan mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar lomba gambar karikatur seputar skandal Bank Century di area pendopo kampusnya, Jl. Muktar Basri, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (2/3/2010) siang. Lomba ini merupakan bentuk kritik terhadap Pansus Bank Century yang dinilai gagal mengungkap aliran dana Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun.

Salah satu peserta lomba, Bayu Gunawan, menggambar neraca yang berat sebelah dengan gambar Wakil Presiden Budiono terlihat duduk diatas neraca yang satu dan Menteri Keuangan Srimuliani duduk dineraca satunya lagi. Pada kantong keduanya terlihat lembaran uang yang menyembul keluar.

Bayu mengatakan, karikatur tersebut menggambarkan dugaan, Wakil Presiden Budiono dan Menteri Keuangan Srimulyani diduga kuat terlibat dalam pengucuran dana Bank Century.

"Dua pejabat penting ini diduga kuat punya andil dalam pengucuran dana Bank Century," kata Bayu.

Menurut Bayu, Pansus Bank Century belum mampu mengungkap fakta kemana aliran dana Bank Century. Dugaan tersebut terbit setelah adanya penundaan rapat paripurna yang yang sedianya mengagendakan laporan hasil kerja Pansus Century.

Sementara Sri Rahayu, menuangkan kekecewaannya terhadap penegakan hukum di Indonesia lewat karikatur. Dalam karikatur Sri, terlihat wanita tua di balik terali besi. Sedang seorang wanita cantik duduk santai di luar penjara. Sri mengatakan, realita saat ini, hukum hanya berlaku pada kaum miskin dan lemah. Sementara kaum kaya dan mereka yang memiliki kekuasaan, nyaris kebal hukum.

"Hanya mencuri buah kakao, bisa kena hukum. Mengapa para koruptor kelas kakap melenggang santai tanpa terjerat hukum," keluh Sri.

Selain menggelar lomba karikatur, mahasiswa juga membuka mimbar bebas. Dalam acara ini, mahasiswa memperdebatkan kinerja Pansus Century yang dinilai gagal mengungkap aliran dana Bank Century sebenarnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rul/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%