detikcom
Kamis, 25/02/2010 16:19 WIB

Keputusan DPR Soal Kasus Century 3 Maret

Laurencius Simanjuntak - detikNews
Priyo Budi
Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan menggelar rapat paripurna pengambilan
keputusan soal kasus Bank Century pada 2-3 Maret 2010. Keputusan akan dibacakan
pada 3 Maret, setelah laporan Pansus Angket kasus Bank Century terlebih dahulu
dibacakan pada paripurna tanggal 2 Maret.

Demikian hasil Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR yang disampaikan Ketua DPR
Marzuki Alie di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/2/2010).

Marzuki menjelaskan, laporan Pansus yang akan dibacakan pada tanggal 2 Maret
juga akan dibagikan kepada setiap anggota Dewan. Hal ini dilakukan agar sebelum
memutus, para anggota Dewan bisa mempelajari terlebih dahulu hasil laporan
Pansus.

"Kita memberikan kesempatan anggota untuk membaca. Karena katanya tanggal 1
(Maret) malam kesimpulan Pansus baru selesai," kata Marzuki.

Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, memperkirakan rapat paripurna pengambilan
keputusan pada 3 Maret akan berlansung molor. Sebab, derajat perbedaan pandangan
fraksi dalam kesimpulan Pansus masih tinggi.

"Mudah-mudahan bisa dikelola dengan baik," kata Priyo.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(lrn/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%