detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 13:08 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 25/02/2010 16:19 WIB

Keputusan DPR Soal Kasus Century 3 Maret

Laurencius Simanjuntak - detikNews
Priyo Budi
Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan menggelar rapat paripurna pengambilan
keputusan soal kasus Bank Century pada 2-3 Maret 2010. Keputusan akan dibacakan
pada 3 Maret, setelah laporan Pansus Angket kasus Bank Century terlebih dahulu
dibacakan pada paripurna tanggal 2 Maret.

Demikian hasil Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR yang disampaikan Ketua DPR
Marzuki Alie di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/2/2010).

Marzuki menjelaskan, laporan Pansus yang akan dibacakan pada tanggal 2 Maret
juga akan dibagikan kepada setiap anggota Dewan. Hal ini dilakukan agar sebelum
memutus, para anggota Dewan bisa mempelajari terlebih dahulu hasil laporan
Pansus.

"Kita memberikan kesempatan anggota untuk membaca. Karena katanya tanggal 1
(Maret) malam kesimpulan Pansus baru selesai," kata Marzuki.

Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, memperkirakan rapat paripurna pengambilan
keputusan pada 3 Maret akan berlansung molor. Sebab, derajat perbedaan pandangan
fraksi dalam kesimpulan Pansus masih tinggi.

"Mudah-mudahan bisa dikelola dengan baik," kata Priyo.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(lrn/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%