detikcom
Selasa, 23/02/2010 13:29 WIB

Viktor Laiskodat Ancam Somasi The Jakarta Post

Indra Subagja - detikNews
Halaman 1 dari 2
aan
Jakarta - Mantan bos Susandi Sukatma alias Aan, ViKtor Laiskodat, mengancam akan mensomasi The Jakarta Post. Mantan anggota DPR itu keberatan dengan pemberitaan koran berbahasa Inggris tersebut mengenai kasus Aan.

"Mereka memprotes laporan berita kita. Dengan kata-kata akan ada somasi," kata Pimpinan Redaksi koran The Jakarta Post, Endy Bayuni saat dihubungi detikcom, Selasa (23/2/2010).

Pihak Jakarta Post mengaku mengakomodir keberatan Viktor tersebut. The Jakarta Post pun akan meneliti kembali ada tidaknya kesalahan dalam berita tentang Aan yang melaporkan dianiaya di Gedung Artha Graha oleh Viktor cs.

"Kita melakukan instrospeksi, apa ada kesalahan atau ada apa, kita teliti," tambahnya.

Pertemuan Jakarta Post dengan Viktor yang juga pimpinan dari PT Maritim Timur Djaya, yang juga anak perusahaan Artha Graha Grup, berlangsung pada Senin (21/2/2010) kemarin malam.

"Kata-kata yang digunakannya keras, tapi message soal berita. Ada ancaman-ancaman, persisnya saya tidak tahu, saya tidak ikut, tapi wartawan saya yang bertemu," tambahnya.

Namun Endy menjamin bila Jakarta Post, akan menanggapi dengan serius keberatan dari Viktor tersebut.Next

Halaman 1 2

Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(ndr/iy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%