Kelompok Muslim AS: Penyerangan Pesawat di Texas Terorisme!
Sabtu, 20/02/2010 09:24 WIB
Foto: AFP
Washington
Kelompok muslim terbesar di AS mecela standar ganda pejabat AS yang menolak melabeli penyerangan pesawat di Texas sebagai terorisme. Para pejabat AS dinilai tidak akan ragu menyebut penyerangan pesawat itu sebagai terorisme, jika pilotnya adalah seorang muslim.
"Pandangan dari banyak orang dan institusi kelihatannya: tidak ada aksi kekerasan yang bisa dicap sebagai terorisme kecuali itu dilakukan oleh seorang muslim," kata Nihad Awad, Direktur Eksekutif Nasional Badan Hubungan Amerika-Islam seperti dilansir AFP, Sabtu (20/2/2010).
Seorang pilot, Joseph Andrew Stack, menabrakkan pesawatnya ke gedung tempat berkantor pemerintah Federal, termasuk kantor pelayanan pajak (Internal Revenue Service/IRS) di Austin, Texas, AS.
Serangan ini terjadi sekitar pukul 09.50 waktu setempat, Kamis (18/2/2010). Gedung yang menjadi sasaran serangan mengalami kerusakan parah. Motif Stack melakukan hal karena memiliki masalah pajak. Dia bahkan diketahui terlebih dahulu membakar rumahnya sebelum melakukan aksi nekatnya itu.
"Penyerangan terhadap kantor IRS di Texas secara sempurna cocok dengan definisi terorisme. Tapi itu tidak dilabeli sebagai terorisme. Rupanya standar ganda hanya dijalankan untuk memberikan ketidakbermaknaan istilah," kata Awad.
Pejabat AS menyebut penabrakan pesawat sebagai penyerangan terhadap institusi pemerintah, tidak ada hubungan jelas dengan terorisme internasional. Meski demikian Juru Bicara Gedung Putih, Robert Gibbs, mengatakan di luar pandangan itu masih dikaji adanya kemungkinan aksi terorisme lokal.
(lrn/lrn)
"Pandangan dari banyak orang dan institusi kelihatannya: tidak ada aksi kekerasan yang bisa dicap sebagai terorisme kecuali itu dilakukan oleh seorang muslim," kata Nihad Awad, Direktur Eksekutif Nasional Badan Hubungan Amerika-Islam seperti dilansir AFP, Sabtu (20/2/2010).
Seorang pilot, Joseph Andrew Stack, menabrakkan pesawatnya ke gedung tempat berkantor pemerintah Federal, termasuk kantor pelayanan pajak (Internal Revenue Service/IRS) di Austin, Texas, AS.
Serangan ini terjadi sekitar pukul 09.50 waktu setempat, Kamis (18/2/2010). Gedung yang menjadi sasaran serangan mengalami kerusakan parah. Motif Stack melakukan hal karena memiliki masalah pajak. Dia bahkan diketahui terlebih dahulu membakar rumahnya sebelum melakukan aksi nekatnya itu.
"Penyerangan terhadap kantor IRS di Texas secara sempurna cocok dengan definisi terorisme. Tapi itu tidak dilabeli sebagai terorisme. Rupanya standar ganda hanya dijalankan untuk memberikan ketidakbermaknaan istilah," kata Awad.
Pejabat AS menyebut penabrakan pesawat sebagai penyerangan terhadap institusi pemerintah, tidak ada hubungan jelas dengan terorisme internasional. Meski demikian Juru Bicara Gedung Putih, Robert Gibbs, mengatakan di luar pandangan itu masih dikaji adanya kemungkinan aksi terorisme lokal.
(lrn/lrn)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 13:05 WIB
DPR Terus Dorong Australia Bebaskan Nelayan Anak Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 12:48 WIB
Nyapres, Ical Akan Yakinkan Rakyat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 12:38 WIB
2 Tahanan Polsek Setu Bekasi yang Kabur Dibekuk, 1 Orang Tewas
-
Minggu, 27/05/2012 12:21 WIB
Harlah Fatayat NU, Ibu Ani Dorong Perempuan Terlibat Pembuatan Kebijakan
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
393 Komentar
-
288 Komentar
-
252 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
