KRL Blue Line Kesepian
Kereta Blue Line Masih Minim Untung
Rabu, 17/02/2010 15:44 WIB
Foto: Rizal/detikcom
Jakarta
Setelah dua tahun beroperasi, kereta rel listrik (KRL) lingkar Ciliwung Ciliwung Blue Line masih sepi penggemar. Kereta ini pun hanya sedikit mengisi pundi-pundi kas PT Kereta Api.
"Kan ini masih fedeer (pengumpan), jadi pendapatan masih sangat kecil sekali. Tapi saya lagi tidak pegang data keuntungan 2 tahun terakhir," kata Kepala Humas Daerah Operasi (Daops) I PTKA, Sugeng Priyono dalam bincang-bincang dengan detikcom di Jakarta, Rabu (17/2/2010).
Ada sejumlah dugaan kenapa kereta ini sepi penumpang. Selain hanya berperan sebagai pengumpan, banyak juga masyarakat yang belum tahu. Masyarakat pun masih menilai KRL Blue Line jauh dari tempat bekerja. Karenanya, lanjut Sugeng, PTKA akan menggandeng Kementerian Perhubungan untuk membangun sistem jalan dengan keberadaan stasiun ini. Apalagi, tujuan KRL lingkar ini untuk membantu mengatasi kemacetan di Jakarta.
"Sekarang belum jalan (kerjasama) itu. Harus ada sejumlah pembenahan dulu, jadi sekarang masih sepi. Tapi nanti kita harapkan semua orang naik KRL Blue Line ini, tidak lagi naik bus saat berada di dalam kota," ungkapnya.
PTKA juga mengharapkan KRL lingkar Ciliwung ini menjadi cikal bakal keberadaan MRT di Jakarta. PTKA akan membenahi lingkungan di sepanjang rel, stasiun dan berbagai aspek lainnya. Jika semua tertata rapi, masyarakat akan berpikir ulang jika ingin memakai mobil pribadi untuk pergi ke daerah Sudirman.
"Misalnya kalau ada penambahan stasiun juga, buat apa dari Jatinegara ke Sudirman naik mobil lagi? Mending naik kereta," ujarnya.
Sugeng tidak menampik usulan KRL lingkar Ciliwung membantu KRL Jabodetabek. Kenyataannya usul itu memang bisa dilakukan pada jam-jam kosong. "Tapi pasti ada masalah ketika jam kembali padat. KRL Ciliwung akan kerepotan ketika akan kembali dan tidak ada kereta," jelasnya.
Ditambahkan Sugeng, KRL Lingkar Ciliwung merupakan hasil modifikasi KRL Bekasi Ekspres dan KRL Depok Ekspres, sehingga lebih nyaman dan bersih. KRL Lingkar Ciliwung melaju di atas rel Belanda di dalam kota Jakarta saat ini.
Kereta berkapasitas 400 orang ini melewati Stasiun Manggarai, Sudirman (Dukuh Atas), Karet, Tanah Abang, Duri, Angke, Kampung Bandan, Kemayoran, Senen, Jatinegara dan kembali ke Manggarai. KRL ini beroperasi dari pukul 06.30-19.30 dengan frekuensi satu jam sekali.
(zal/fay)
Dapatkan ulasan lengkap mengenai laporan & investigasi Majalah Detik melalui iPad dan Android tablet Anda



"Kan ini masih fedeer (pengumpan), jadi pendapatan masih sangat kecil sekali. Tapi saya lagi tidak pegang data keuntungan 2 tahun terakhir," kata Kepala Humas Daerah Operasi (Daops) I PTKA, Sugeng Priyono dalam bincang-bincang dengan detikcom di Jakarta, Rabu (17/2/2010).
Ada sejumlah dugaan kenapa kereta ini sepi penumpang. Selain hanya berperan sebagai pengumpan, banyak juga masyarakat yang belum tahu. Masyarakat pun masih menilai KRL Blue Line jauh dari tempat bekerja. Karenanya, lanjut Sugeng, PTKA akan menggandeng Kementerian Perhubungan untuk membangun sistem jalan dengan keberadaan stasiun ini. Apalagi, tujuan KRL lingkar ini untuk membantu mengatasi kemacetan di Jakarta.
"Sekarang belum jalan (kerjasama) itu. Harus ada sejumlah pembenahan dulu, jadi sekarang masih sepi. Tapi nanti kita harapkan semua orang naik KRL Blue Line ini, tidak lagi naik bus saat berada di dalam kota," ungkapnya.
PTKA juga mengharapkan KRL lingkar Ciliwung ini menjadi cikal bakal keberadaan MRT di Jakarta. PTKA akan membenahi lingkungan di sepanjang rel, stasiun dan berbagai aspek lainnya. Jika semua tertata rapi, masyarakat akan berpikir ulang jika ingin memakai mobil pribadi untuk pergi ke daerah Sudirman.
"Misalnya kalau ada penambahan stasiun juga, buat apa dari Jatinegara ke Sudirman naik mobil lagi? Mending naik kereta," ujarnya.
Sugeng tidak menampik usulan KRL lingkar Ciliwung membantu KRL Jabodetabek. Kenyataannya usul itu memang bisa dilakukan pada jam-jam kosong. "Tapi pasti ada masalah ketika jam kembali padat. KRL Ciliwung akan kerepotan ketika akan kembali dan tidak ada kereta," jelasnya.
Ditambahkan Sugeng, KRL Lingkar Ciliwung merupakan hasil modifikasi KRL Bekasi Ekspres dan KRL Depok Ekspres, sehingga lebih nyaman dan bersih. KRL Lingkar Ciliwung melaju di atas rel Belanda di dalam kota Jakarta saat ini.
Kereta berkapasitas 400 orang ini melewati Stasiun Manggarai, Sudirman (Dukuh Atas), Karet, Tanah Abang, Duri, Angke, Kampung Bandan, Kemayoran, Senen, Jatinegara dan kembali ke Manggarai. KRL ini beroperasi dari pukul 06.30-19.30 dengan frekuensi satu jam sekali.
(zal/fay)
Dapatkan ulasan lengkap mengenai laporan & investigasi Majalah Detik melalui iPad dan Android tablet Anda
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan KhususTerbaru
Indeks Laporan Khusus »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
393 Komentar
-
288 Komentar
-
252 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
