Kejagung Kembali Periksa Saksi Terkait Kasus Korupsi DPRD DKI Jakarta
Rabu, 10/02/2010 18:40 WIB
Jakarta
Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa saksi terkait kasus dugaan
korupsi kajian kapasitas lembaga perwakilan rakyat daerah pada Sekretariat
DPRD DKI Jakarta. Kali ini pemeriksaan dilakukan terhadap seorang saksi yang saat itu menjadi salah satu rekanan Sekretariat DPRD DKI Jakarta.
"Pemeriksaan untuk mendengar keterangan saksi Horas Franklin Simamora, selaku Direktur PT Citra Laras," ujar Kapuspenkum Kejagung, Didiek Darmanto
di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (10/2/2010).
Horas diperiksa oleh tim penyidik pada Jampidsus sejak pukul 09.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB, Horas ditanyai penyidik sebanyak 25 pertanyaan seputar keterkaitannya dengan kasus dengan tersangka pejabat pengguna anggaran, Sarwo Edi tersebut.
"Keterangan yang diberikan mengenai pelaksanaan kegiatan pengadaan jasa
konsultasi pada Sekretariat Dewan DPRD DKI Jakarta," tuturnya.
Kasus ini berawal saat Sekretariat DPRD DKI Jakarta melakukan program
peningkatan kapasitas lembaga perwakilan rakyat daerah. Kegiatan tersebut
kemudian dianggarkan sejumlah uang sebesar Rp 27,32 miliar.
Dari jumlah tersebut, Pejabat Pengguna Anggaran Sarwo Edi kemudian menyetujui penggunaan dana Rp 25,45 miliar dan dibayarkan kepada 43 rekanan
perusahaan jasa. Namun belakangan diketahui proyek tersebut tidak pernah
dilaksanakan.
(nvc/anw)
korupsi kajian kapasitas lembaga perwakilan rakyat daerah pada Sekretariat
DPRD DKI Jakarta. Kali ini pemeriksaan dilakukan terhadap seorang saksi yang saat itu menjadi salah satu rekanan Sekretariat DPRD DKI Jakarta.
"Pemeriksaan untuk mendengar keterangan saksi Horas Franklin Simamora, selaku Direktur PT Citra Laras," ujar Kapuspenkum Kejagung, Didiek Darmanto
di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (10/2/2010).
Horas diperiksa oleh tim penyidik pada Jampidsus sejak pukul 09.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB, Horas ditanyai penyidik sebanyak 25 pertanyaan seputar keterkaitannya dengan kasus dengan tersangka pejabat pengguna anggaran, Sarwo Edi tersebut.
"Keterangan yang diberikan mengenai pelaksanaan kegiatan pengadaan jasa
konsultasi pada Sekretariat Dewan DPRD DKI Jakarta," tuturnya.
Kasus ini berawal saat Sekretariat DPRD DKI Jakarta melakukan program
peningkatan kapasitas lembaga perwakilan rakyat daerah. Kegiatan tersebut
kemudian dianggarkan sejumlah uang sebesar Rp 27,32 miliar.
Dari jumlah tersebut, Pejabat Pengguna Anggaran Sarwo Edi kemudian menyetujui penggunaan dana Rp 25,45 miliar dan dibayarkan kepada 43 rekanan
perusahaan jasa. Namun belakangan diketahui proyek tersebut tidak pernah
dilaksanakan.
(nvc/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 12:48 WIB
Nyapres, Ical Akan Yakinkan Rakyat
-
Minggu, 27/05/2012 12:38 WIB
2 Tahanan Polsek Setu Bekasi yang Kabur Dibekuk, 1 Orang Tewas
-
Minggu, 27/05/2012 12:21 WIB
Harlah Fatayat NU, Ibu Ani Dorong Perempuan Terlibat Pembuatan Kebijakan
-
Minggu, 27/05/2012 12:11 WIB
PD Investigasi Dalang Penyerangan Terhadap Anas & Ibas di Ternate
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
393 Komentar
-
288 Komentar
-
252 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
