detikcom

22 Transaksi Mencurigakan

PPATK: Data Sudah Disetor ke Polri Sejak Maret 2009

Indra Subagja - detikNews
Rabu, 10/02/2010 18:37 WIB
Jakarta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menjamin data 22 transaksi mencurigakan sudah diserahkan ke Polri. PPATK menyerahkan data itu tahun lalu, saat Kabareskrim Mabes Polri masih dijabat Susno Duadji.

"Sudah sejak zaman Pak Susno atau mulai Maret 2009," terang Ketua PPATK Yunus Husein saat dihubungi detikcom, Rabu (10/2/2010).

Yunus juga memastikan bila data-data yang diserahkan itu bahkan dipakai Polri untuk menjerat pemilik Bank Century Robert Tantular. "Semua itu hasil laporan analisis yang sudah lama," tutupnya.

Keterangan Yunus ini bertolak belakang dengan pernyataan Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD) yang mengaku belum menerima data-data tersebut.

Selain Kapolri, Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi juga mengatakan belum mendapat laporan soal 22 transaksi mencurigakan tersebut. Namun pihaknya siap menindaklanuti temuan PPATK.

Dalam rapat konsultasi dengan Pansus Century, PPATK menyampaikan ada 180 transaksi keuangan yang mencurigakan terkait aliran dana bailout Century. Sebanyak 22 transaksi diserahkan ke Polri, 20 ke BPK dan 21 diserahkan ke KPK.

(ndr/iy)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel