Seperti Mafioso Al Capone, Mafia Peradilan Biasanya Pengemplang Pajak
Rabu, 10/02/2010 14:49 WIB
Jakarta
Presiden SBY sudah meminta Polri dan Kejaksaan menindak tegas para pengemplang pajak. Permintaan SBY ini perlu didukung, karena pengemplang pajak biasanya juga pelaku mafia peradilan, seperti mafioso Al Capone.
"Menindak tegas terhadap pengemplang pajak, sebagaimana disampaikan Presiden SBY, memang sangat penting, sangat strategis dan harus dilakukan," kata Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, HAM dan Pemberantasan KKN, Denny Indraya, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/2/2010).
Menurut Denny, tindak pidana pajak biasanya akan berkait erat dengan kejahatan tingkat tinggi lainnya, seperti tindak pidana korupsi ataupun pencucian uang. "Penindakan tindak pidana pajak bahkan bisa pula menjadi pintu masuk bagi pemberantasan mafia hukum, karena advokat dan penegak hukum lainnya yang melakukan praktik mafia peradilan, biasanya juga adalah para pengemplang pajak," kata pakar hukum yang juga Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum itu.
Denny mengibaratkan seperti mafioso Al Capone yang akhirnya dipenjara gara-gara mengemplang pajak. "Kita tentu ingat, mafioso tenar selevel Al Capone yang melakukan pembunuhan, narkoba, dan lain-lain akhirnya berhasil dipenjara karena mengemplang pajak," kata di.
Oleh karena itu, lanjut Denny, kesuksesan dalam menindak pengemplang pajak akan pula sejalan dengan upaya pemberantasan korupsi dan mafia hukum yang juga menjadi program prioritas pemerintahan SBY.
(gah/asy)
"Menindak tegas terhadap pengemplang pajak, sebagaimana disampaikan Presiden SBY, memang sangat penting, sangat strategis dan harus dilakukan," kata Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, HAM dan Pemberantasan KKN, Denny Indraya, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/2/2010).
Menurut Denny, tindak pidana pajak biasanya akan berkait erat dengan kejahatan tingkat tinggi lainnya, seperti tindak pidana korupsi ataupun pencucian uang. "Penindakan tindak pidana pajak bahkan bisa pula menjadi pintu masuk bagi pemberantasan mafia hukum, karena advokat dan penegak hukum lainnya yang melakukan praktik mafia peradilan, biasanya juga adalah para pengemplang pajak," kata pakar hukum yang juga Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum itu.
Denny mengibaratkan seperti mafioso Al Capone yang akhirnya dipenjara gara-gara mengemplang pajak. "Kita tentu ingat, mafioso tenar selevel Al Capone yang melakukan pembunuhan, narkoba, dan lain-lain akhirnya berhasil dipenjara karena mengemplang pajak," kata di.
Oleh karena itu, lanjut Denny, kesuksesan dalam menindak pengemplang pajak akan pula sejalan dengan upaya pemberantasan korupsi dan mafia hukum yang juga menjadi program prioritas pemerintahan SBY.
(gah/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 12:48 WIB
Nyapres, Ical Akan Yakinkan Rakyat
-
Minggu, 27/05/2012 12:38 WIB
2 Tahanan Polsek Setu Bekasi yang Kabur Dibekuk, 1 Orang Tewas
-
Minggu, 27/05/2012 12:21 WIB
Harlah Fatayat NU, Ibu Ani Dorong Perempuan Terlibat Pembuatan Kebijakan
-
Minggu, 27/05/2012 12:11 WIB
PD Investigasi Dalang Penyerangan Terhadap Anas & Ibas di Ternate
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
341 Komentar
-
286 Komentar
-
251 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
