30 Imigran Gelap Asal Afghanistan Kabur dari Rudenim Sulsel
Rabu, 10/02/2010 13:06 WIB
Makassar
30 imigran gelap asal Afghanistan kabur dari Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Bolangi, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka kabur dengan cara menjebol ventilasi ruang tahanan.
Informasi yang dihimpun, para imigran tersebut kabur pada Selasa (9/2/2010) dinihari. Mereka rata-rata berusia antara belasan tahun hingga 40 tahunan.
Petugas Rudendim dibantu Polsek setempat langsung melakukan pengejaran. Hasilnya, 8 orang imigran berhasil ditangkap kembali. Mereka ditangkap di semak-semak, sekitar 2 kilometer dari Rudenim.
Pelaksana Tugas Kakanwil Departemen Hukum dan HAM Sulsel, Sahabuddin Kilkoda, menyebutkan malam hari sebelum kabur para imigran itu sempat minta izin merayakan ritual keagamaan kaum Syiah di dalam kompleks Rudenim. Namun saat petugas jaga memeriksa pada selasa pagi, ke-30 tahanan sudah lenyap di ruangannya.
"Dari hasil pemeriksaan anggota saya, pelaku kabur setelah menggergaji jeruji besi. Saat ini kami akan memeriksa petugas Rudenim tentang bagaimana para WNA tersebut bisa mendapatkan gergaji besi yang digunakan untuk kabur," ujar Sahabuddin, di Makassar, Rabu (10/2/2010).
Sahabuddin menambahkan, dengan kejadian ini pihaknya akan memperketat penjagaan Rudenim Bolangi. Di tempat itu saat ini masih ada 52 tahanan imigrasi lainnya.
"Kita akan terus melakukan pengejaran. Mereka rencananya dalam waktu dekat akan dideportasi ke negara asalnya," ungkap Sahabuddin.
(mna/djo)
Informasi yang dihimpun, para imigran tersebut kabur pada Selasa (9/2/2010) dinihari. Mereka rata-rata berusia antara belasan tahun hingga 40 tahunan.
Petugas Rudendim dibantu Polsek setempat langsung melakukan pengejaran. Hasilnya, 8 orang imigran berhasil ditangkap kembali. Mereka ditangkap di semak-semak, sekitar 2 kilometer dari Rudenim.
Pelaksana Tugas Kakanwil Departemen Hukum dan HAM Sulsel, Sahabuddin Kilkoda, menyebutkan malam hari sebelum kabur para imigran itu sempat minta izin merayakan ritual keagamaan kaum Syiah di dalam kompleks Rudenim. Namun saat petugas jaga memeriksa pada selasa pagi, ke-30 tahanan sudah lenyap di ruangannya.
"Dari hasil pemeriksaan anggota saya, pelaku kabur setelah menggergaji jeruji besi. Saat ini kami akan memeriksa petugas Rudenim tentang bagaimana para WNA tersebut bisa mendapatkan gergaji besi yang digunakan untuk kabur," ujar Sahabuddin, di Makassar, Rabu (10/2/2010).
Sahabuddin menambahkan, dengan kejadian ini pihaknya akan memperketat penjagaan Rudenim Bolangi. Di tempat itu saat ini masih ada 52 tahanan imigrasi lainnya.
"Kita akan terus melakukan pengejaran. Mereka rencananya dalam waktu dekat akan dideportasi ke negara asalnya," ungkap Sahabuddin.
(mna/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 12:48 WIB
Nyapres, Ical Akan Yakinkan Rakyat
-
Minggu, 27/05/2012 12:38 WIB
2 Tahanan Polsek Setu Bekasi yang Kabur Dibekuk, 1 Orang Tewas
-
Minggu, 27/05/2012 12:21 WIB
Harlah Fatayat NU, Ibu Ani Dorong Perempuan Terlibat Pembuatan Kebijakan
-
Minggu, 27/05/2012 12:11 WIB
PD Investigasi Dalang Penyerangan Terhadap Anas & Ibas di Ternate
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
341 Komentar
-
286 Komentar
-
251 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
