Larang Rokok Dulu, Baru Cabut Jaminan Keluarga Miskin Perokok
Rabu, 10/02/2010 10:19 WIB
Jakarta
Meski banyak pihak yang merespons positif rencana Pemprov DKI untuk mencabut Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Keluarga Miskin (JPK Gakin), ada juga yang tidak setuju dengan rencana tersebut. Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Wanda Hamidah menilai rencana tersebut tidak adil.
"Rencana tersebut akan sangat tidak adil jika Pemprov tidak melakukan upaya pencegahan preventif untuk melindungi masyarakat dari rokok," ujar Wanda Hamidah kepada detikcom via telepon, Rabu (10/2/2010).
Menurut politisi dari PAN ini, pencabutan JPK Gakin dan juga surat keterangan tidak mampu baru bisa dilaksanakan jika pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah membuat aturan yang melarang peredaran rokok secara bebas.
"Harusnya dibuat dulu peraturan-peraturan perlindungan, seperti dilarang menjual rokok kepada anak kecil. Atau pemerintah tidak menggunakan sponsor rokok untuk kegiatan Pemprov," usul Wanda.
Pencabutan JPK Gakin dan surat keterangan tidak mampu jika tidak dibarengi dengan tindakan Pemprov untuk melindungi masyarakat dari rokok justru tidak menyelesaikan masalah.
"Masa Pemprov mau terima benefit, keuntungan yang besar dari sponsor rokok, tapi akibatnya tidak mau ditanggung," pungkasnya.
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo berencana akan mencabut JPK Gakin bagi keluarga yang anggota keluarganya merokok. Menurut Foke, hal ini didasarkan pengeluaran keluarga miskin lebih besar digunakan untuk membeli rokok dibanding untuk membeli makanan kebutuhan sehari-hari. (anw/iy)
"Rencana tersebut akan sangat tidak adil jika Pemprov tidak melakukan upaya pencegahan preventif untuk melindungi masyarakat dari rokok," ujar Wanda Hamidah kepada detikcom via telepon, Rabu (10/2/2010).
Menurut politisi dari PAN ini, pencabutan JPK Gakin dan juga surat keterangan tidak mampu baru bisa dilaksanakan jika pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah membuat aturan yang melarang peredaran rokok secara bebas.
"Harusnya dibuat dulu peraturan-peraturan perlindungan, seperti dilarang menjual rokok kepada anak kecil. Atau pemerintah tidak menggunakan sponsor rokok untuk kegiatan Pemprov," usul Wanda.
Pencabutan JPK Gakin dan surat keterangan tidak mampu jika tidak dibarengi dengan tindakan Pemprov untuk melindungi masyarakat dari rokok justru tidak menyelesaikan masalah.
"Masa Pemprov mau terima benefit, keuntungan yang besar dari sponsor rokok, tapi akibatnya tidak mau ditanggung," pungkasnya.
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo berencana akan mencabut JPK Gakin bagi keluarga yang anggota keluarganya merokok. Menurut Foke, hal ini didasarkan pengeluaran keluarga miskin lebih besar digunakan untuk membeli rokok dibanding untuk membeli makanan kebutuhan sehari-hari. (anw/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 21:41 WIB
Longsor di Gunung Gede Bogor, 8 Penambang Tewas Tertimbun
-
Jumat, 25/05/2012 21:23 WIB
Kejagung Janji Putuskan Nasib Sisminbakum Pekan Depan
-
Jumat, 25/05/2012 20:30 WIB
Komisi II akan Minta Penjelasan Kemendagri Soal Kematian Praja IPDN
-
Jumat, 25/05/2012 20:13 WIB
Motor Pelaku Penembak Satpam Ditemukan di Tepi Hutan IPB
-
Jumat, 25/05/2012 19:44 WIB
Kemendagri Siap Buktikan Keppres Pemberhentian Agusrin Tak Cacat Hukum
-
Jumat, 25/05/2012 22:07 WIB
Jika di Posisi SBY, Mahfud MD Tak akan Berikan Grasi untuk Corby
-
Jumat, 25/05/2012 21:23 WIB
Kejagung Janji Putuskan Nasib Sisminbakum Pekan Depan
-
Jumat, 25/05/2012 20:13 WIB
Motor Pelaku Penembak Satpam Ditemukan di Tepi Hutan IPB
-
Jumat, 25/05/2012 20:30 WIB
Komisi II akan Minta Penjelasan Kemendagri Soal Kematian Praja IPDN
-
707 Komentar
-
274 Komentar
-
242 Komentar
-
234 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
