detikcom
Selasa, 09/02/2010 16:21 WIB

Komnas HAM: Kekerasan di STIP Melanggar HAM

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Video kekerasan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) beredar. Komnas HAM menilai tindakan tersebut melanggar HAM.

"Itu jelas melanggar hak azasi manusia," kata Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Jakarta Pusat, Selasa (9/2/2010).

Dalam pendidikan kedinasan atau umum, kata dia, guru tidak bisa menerapkan lagi penegakan disiplin melalui cara kekerasan. "Terlebih lagi, Indonesia sudah masuk konvensi antikekerasan. Berarti, Indonesia melanggar konvensi tersebut. Dalam pendidikan kedinasan senior masuk dalam hal guru," ujar dia.

Ketua STIP Yan Riswandi sebelumnya mengatakan, tindak kekerasan itu terjadi pada tahun 2006. STIP kini telah melakukan pembenahan internal. Yan juga membantah shabu ditemukan di kamar siswa STIP.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(aan/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%