detikcom
Senin, 01/02/2010 14:37 WIB

Wiranto: Deklarasi ND Bentuk Kegundahan Surya Paloh

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto mendukung penuh pendeklarasian ormas Nasional Demokrat (ND). Menurut Wiranto, Surya Paloh melakukan terobosan itu karena merasa gundah melihat kondisi bangsa ini yang tidak kunjung membaik.

"Saya mendukung kehadiran ND. Sebagai salah satu teman, kalau saya melihat, itu bentuk kegundahan beliau (SP) melihat bangsa ini," kata Wiranto di sela-sela acara jumpa pers di Kantor DPP Hanura, Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta, Senin (1/2/2010).

Menurut Wiranto, sosok Surya Paloh sudah cukup populis, sehingga tidak perlu lagi untuk mempromosikan diri. Tetapi, karena dia ingin berkontribusi langsung terhadap bangsa ini, dia mendirikan ormas ND.

"ND itu ormas, dia sudah populis, tapi itu misi batin dia untuk bangsa ini. Kita harus mendukung itu, karena bangsa ini perlu kontribusi dari anak bangsa seperti beliau," paparnya.

Saat ditanya apa alasan SP mendeklarasikan ND, Wiranto menduga karena bos Media Group itu geram melihat bangsanya tak maju-maju. "Mungkin dia geram, dari tahun ke tahun tidak ada kemajuan yang spektakuler dari bangsa ini," jawabnya.

Apakah ikut hadir dalam deklarasi ini, Pak? "Saya mendukung dan akan hadir dalam acara pendeklarasian ini. Kehadiran ND berangkat dari kepedulian pada negeri ini," pungkasnya.

Deklarasi ND digelar pukul 15.00 WIB di Istora Senayan Jakarta. Saat ini massa ND telah berdatangan.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(mok/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close