detikcom

Sabtu, 30/01/2010 20:42 WIB

Tawuran Suporter Persija di Ciputat, 1 Bus Hancur

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Pertandingan sepak bola antara Persija dan Persijap yang digelar di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan memakan korban. Sebuah bus hancur akibat bentrokan antar suporter Persija sendiri di Ciputat.

"Terjadi tawuran antar sesama suporter Persija di depan Muhammadiyah Ciputat. 1 Bus menjadi korban hancur," kata petugas TMC seperti dilansir dari situsnya, Sabtu (30/1/2010).

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 19.20 WIB. Belum ada laporan apakah ada korban jiwa dalam tawuran tersebut.

Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar Ciputat dilaporkan macet total. Arah dari Pondok indah ke Lebak Bulus macet akibat banyak pendukung Persija yang turun ke jalan raya.

Polisi juga mengalihkan arus lalu lintas dari arah Ciputat menuju Kebayoran Lama. Kendaraan diharuskan melalui Situ Gintung-Rempoa-Veteran-Tanah Kusir -Kebayoran Lama.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mok/mok)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%