Gaji Pejabat Naik 20%
Mendagri: Gaji Pejabat Masih Jauh Bila Dibandingkan Direktur Swasta
Jumat, 29/01/2010 16:49 WIB
Jakarta
Rencana kenaikan gaji bagi para pejabat hingga 20 persen dinilai sesuatu yang wajar. Bahkan, angka itu masih jauh jika dibandingkan dengan gaji para direktur perusahaan swasta.
"Gaji saya nggak masalah mau naik mau turun. Tapi kalau kita lihat komparatif dengan beban tugas atau dengan direktur perusahaan swasta itu jauh," kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, di Gedung Depdagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jumat (29/1/2010).
Gamawan juga meminta publik melihat gaji para pejabat di daerah. Sebagai contoh, gaji bupati besarnya Rp 6,3 juta. Menurut dia, gaji itu sama saja dengan gaji seorang sopir perusahaan swasta di Jakarta. "Kalau dinaikan 20 persen apa berlebihan?" cetusnya.
Sedangkan untuk gaji gubernur, imbuh Gamawan, besarnya mencapai Rp 8,7 juta. Jika dibandingkan dengan seorang kepala cabang sebuah bank, maka besarnya masih kalah. "Atau mungkin bisa 2 kali lipatnya," lanjut mantan Gubernur Sumatera Barat ini.
Namun, ia menegaskan, tidak dalam posisi mendukung atau menolak kenaikan gaji. Kebijakan itu diserahkan sepenuhnya pada Kementerian Keuangan dan pejabat lain yang berwenang,
"Ini pembahasan periode lalu, sedangkan peneriman gaji mulai tahun ini. Jadi dulu saya waktu jadi gubernur saya bebas turun naik gaji, sekarang tidak. Dimana imam rukuk, ma'mum juga rukuk," tutupnya.
(mad/iy)
"Gaji saya nggak masalah mau naik mau turun. Tapi kalau kita lihat komparatif dengan beban tugas atau dengan direktur perusahaan swasta itu jauh," kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, di Gedung Depdagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jumat (29/1/2010).
Gamawan juga meminta publik melihat gaji para pejabat di daerah. Sebagai contoh, gaji bupati besarnya Rp 6,3 juta. Menurut dia, gaji itu sama saja dengan gaji seorang sopir perusahaan swasta di Jakarta. "Kalau dinaikan 20 persen apa berlebihan?" cetusnya.
Sedangkan untuk gaji gubernur, imbuh Gamawan, besarnya mencapai Rp 8,7 juta. Jika dibandingkan dengan seorang kepala cabang sebuah bank, maka besarnya masih kalah. "Atau mungkin bisa 2 kali lipatnya," lanjut mantan Gubernur Sumatera Barat ini.
Namun, ia menegaskan, tidak dalam posisi mendukung atau menolak kenaikan gaji. Kebijakan itu diserahkan sepenuhnya pada Kementerian Keuangan dan pejabat lain yang berwenang,
"Ini pembahasan periode lalu, sedangkan peneriman gaji mulai tahun ini. Jadi dulu saya waktu jadi gubernur saya bebas turun naik gaji, sekarang tidak. Dimana imam rukuk, ma'mum juga rukuk," tutupnya.
(mad/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 19:32 WIB
Lulus UN, Polresta Pekanbaru Razia Tempat Hiburan Malam
-
Sabtu, 26/05/2012 19:28 WIB
Dua Tewas Akibat Angin Kencang di Nagan Raya
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Paman dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 18:58 WIB
Lulus 100%, Siswa SMAN 3 Semarang Bersepeda Keliling Kota
-
280 Komentar
-
246 Komentar
-
240 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
