detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 08:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 27/01/2010 11:45 WIB

Kecelakaan Lalu Lintas Prajurit TNI AL Meningkat karena Rumah Jauh

Ramadhian Fadillah - detikNews
Jakarta - Kekurangan rumah dinas bagi TNI aktif menimbulkan berbagai permasalahan. KSAL Laksamana Madya Agus Suhartono mengaku menerima laporan kasus kecelakaan lalu lintas yang menimpa prajurit TNI AL, meningkat. Penyebabnya diduga para prajurit tersebut harus mengejar waktu akibat rumahnya berjauhan dengan lokasi kantor.

"Kecelakaan meningkat karena para prajurit rumahnya jauh dari kantor," ujar Agus saat Rapim TNI AL di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (27/1/2010).

Untuk itu Mabes TNI AL telah menyediakan rumah non dinas bagi prajurit TNI AL di seluruh Indonesia. Untuk tahap awal, direncanakan ada 1.750 rumah non dinas yang dibangun.

Menurut Agus, banyak perumahan TNI yang masih ditempati purnawirawan. Namun TNI AL tidak asal menertibkan, karena ada ketentuan yang harus dipenuhi.

"Sudah ada keputusan, purnawirawan sampai dengan jandanya masih boleh menempati," terangnya.

Selain itu TNI AL juga memberikan toleransi sampai purnawirawan itu memiliki rumah lainnya.

"Namun sering kali, rumah tersebut sudah ditempati anaknya, cucunya, bahkan orang lain. Itu yang kita tertibkan," tegas perwira tinggi bintang tiga ini.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(rdf/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%