Detik.com News
Detik.com
Rabu, 20/01/2010 20:11 WIB

KPK Tahan Tersangka Korupsi Bank Jabar

Reza Yunanto - detikNews
Jakarta - KPK melakukan penahanan terhadap Edi Setiadi, mantan Kepala Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak Bandung I. Edi diduga terlibat dalam kasus manipulasi pembayaran pajak Bank Jabar malam ini resmi menjadi tersangka.

Edi dibawa keluar dari KPK Pukul 19.45 WIB. Tidak diketahui dari jam berapa Edi diperiksa karena tidak ada keterangan resmi dari KPK.

Saat meningalkan gedung KPK, Edi yang memakai blazer warna abu-abu tampak menutupi wajahnya dengan menempelkan wajahnya di punggung penyidik yang mengawal dia ke mobil tahanan.

Informasi yang dikumpulkan detikcom, Edi akan ditahan di Rutan Cipinang.

Nama Edi terungkap dalam dakwaan Dirut Bank Jabar Umar Syarifudin yang diduga melakukan korupsi manipulasi pembayaran pajak dari Rp 51,80 miliar menjadi hanya Rp 7,27 miliar.

Dalam manipulasi itu disepakati ada biaya konsulatsi sebesar Ro 2,55 miliar. Uang itu diserahkan ke Edi.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(anw/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%