Detik.com News
Detik.com

Senin, 18/01/2010 15:39 WIB

Pilkada Sukabumi

'Akibat Buah Terlarang' Bawa Ayu Azhari Mengenal Sukabumi

 Akibat Buah Terlarang Bawa Ayu Azhari Mengenal Sukabumi (Foto: Tya Eka/detikcom)
Bandung - Bintang film dan sinetron Ayu Azhari tampak serius mencalonkan sebagai bakal calon wakil bupati (wabup) Sukabumi, Jawa Barat lewat PDIP. Ayu mengaku sudah mengenal Sukabumi. 'Akibat Buah Terlarang' yang membawa Ayu mengenal Sukabumi.

Ayu Azhari mengaku saat ini belum memberikan sumbangsih kepada rakyat Sukabumi. Perhatian terhadap warga, baru ia lakukan lewat jalur film layar lebar.

"Apa yang bisa saya berikan pada rakyat Sukabumi baru lewat film saja," kata Ayu kepada tim verifikasi DPD PDIP Jabar, Senin (18/1/2010), di lantai 2, kantor DPD PDIP, Jalan Laswi, Bandung.

Ayu menambahkan, beberapa film layar lebar yang melibatkan dirinya dibuat di Sukabumi. Ia optimistis film-film tersebut menjadi modal sosial untuk maju menjadi calon Wakil Bupati Sukabumi. "Film pertama saya di Sukabumi, di Pelabuhan Ratu," papar artis berambut panjang ini.

Saat berakting dalam film berjudul 'Akibat Buah Terlarang' tersebut, Ayu masih menginjak usia 15 tahun. "Waktu itu saya belum begitu dikenal olah masyarakat Indonesia," ujar perempuan ayu ini.

Namun, karena upaya pembauran dengan masyarakat saat itu, ia mengklaim mengalahkan pamor artis kondang waktu itu. "Mereka nggak kenal dengan artis-artis itu, mereka lebih kenal dan panggil nama saya," klaim Ayu.

Ayu Sempat Menangis


Majunya Ayu Azhari sebagai balon Wakil Bupati Sukabumi dilatari rasa iba melihat masyarakat sekitar di sana. Ayu mengaku jiwa politisnya sudah lahir sejak usia 15 tahun.

"Waktu usia 15 tahun rasa politik saya muncul, bagaimana membuat kehidupan di sini (Sukabumi) lebih baik," kata Ayu.

Alasan mengubah kepada kehidupan lebih baik, kata Ayu, karena dirinya mengaku saat kecil sering berada di luar negeri. "Dari kecil saya sering di luar negeri, lihat negara-negara lain maju," terang istri personel White Lion, Mike Tramp itu.

"Saya sempat menangis, itu udah 20-23 tahun yang lalu. Saya pikir apa yang bisa diberikan pada rakyat Sukabumi," imbuhnya.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(/asy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%