detikcom

Ratusan Sopir Kontainer Protes Pungli di Tanjung Priok

E Mei Amelia R - detikNews
Minggu, 17/01/2010 10:24 WIB
Jakarta Ratusan Sopir Kontainer yang tergabung dalam Serikat Buruh Transportasi perjuangan Indonesia (SBTPI) melakukan unjuk rasa di depan Pelabuhan Tanjung Priok. Mereka menuntut agar Pungutan liar (pungli) di Pelabuhan dihapuskan.

"Kita minta persoalan pungli yang marak di pelabuhan Tanjung Priok yang terjadi di semua lini dihapuskan," ujar Ketua Umum SBTPI, Ilhamsyah di depan Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (17/1/2010).

Menurut Ilham, dalam sehari para sopir kontainer dimintai uang Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu. Mulai dari garasi hingga kembali lagi ke garasi. Untuk kontainer khusus sehari bisa bahkan bisa keluar Rp 200 ribu. Padahal seharinya paling tidak ada 6.000 mobil kontainer yang lalu lalang di Tanjung Priok.

"Paling tidak ada 6 pos yang dijadikan tempat pungli," terangnya.

6 Pos itu adalah saat billing, survei, bea cukai, petugas timbangan, operator tanggo dan sekuriti. "Itu hanya di dalam pelabuhan, belum lagi yang ada di jalan seperti polisi dan DLLAJR," terangnya.

Ilham mengeluhkan semua pungli ini karena harus ditanggung oleh para sopir kontainer. Pihak perusahaan tidak mau menanggung karena tidak termasuk operasional dan tidak ada bukti pembayaran.

"Padahal sehari kita paling dapat komisi Rp 50 ribu. Itu untuk kerja 15 jam," keluhnya.

Para sopir ini pun lalu menggelar aksi long march keliling pelabuhan. Mereka pun mengancam jika masalah ini tidak segera diselesaikan, mereka akan melakukan mogok masal tanggal 28 Januari mendatang.


(rdf/anw)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel