detikcom

Perlakuan Istimewa di Penjara Hampir di Seluruh Negara

Andi Saputra - detikNews
Jumat, 15/01/2010 17:50 WIB
Sel Ayin di Rutan Pondok Bambu
Jakarta Perlakuan istimewa terhadap narapidana tak hanya terjadi di Indonesia. Perlakuan ini juga didapati hampir di setiap negara di dunia, dari tersangka kasus penyelundupan narkoba hingga alat komunikasi.

"Praktik korupsi semacam ini tidak hanya berlangsung di Indonesia. Inggris dan Amerika juga menghadapi problem serupa. Bahkan sebuah laporan tahun 2006 menyebutkan bahwa korupsi di lingkungan lapas sudah menjadi endemik di penjara-penjara Inggris," kata ahli psikologi forensik Universita Bina Nusantara, Reza Giri Amriel saat dihubungi detikcom, Jumat, (15/1/2010).

Di negara yang dikenal ketat dalam penegakkan hukum tersebut, penyelundupan obat-obatan terlarang dan alat komunikasi adalah yang paling sering dilakukan oleh sipir lapas. Para sipir lantas mendapat imbalan uang dari napi yang berkepentingan.

"Fasilitas mewah yang diterima Ayin adalah wujud praktik korupsi para petugas pengelola penjara (prison corruption)," tambah alumni Alumnus Psikologi Forensik The University of Melbourne ini.

Akhirnya, di negara-negara tersebut, pengelolaan lapas yang dikelola swasta sudah menjadi praktik nyata. Hal ini bisa dilakukan di Indonesia dengan penyesuaian di sana-sini dengan harapan menghasilkan sebuah desain program privatisasi penjara ala Indonesia.

"Kebanyakan penelitian tentang privatisasi lapas menunjukkan kontribusi positif pengelolaan penjara macam ini terhadap napi. Tidak hanya aspek pembiayaan yang lebih efisien ketimbang lapas publik, lapas swasta juga mengindikasikan adanya efek pemenjaraan yang secara umum lebih baik bagi perbaikan perilaku napi," bebernya.

Kisah korupsi suap-menyuap di penjara Inggris mendapat sindirian dalam beberapa film buatan Inggris. Seperti dilihat dalam film Sharlock Holmes yang sedang tayang di bioskop. Tokoh antagonis, Woodstock, menyuap para sipir penjara untuk pura-pura kesurupan sehingga penghuni lapas yakin akan ilmu hitam yang dimilikinya.

"Tak ada ilmu hitam. Ini hanya masalah suap belaka," kisah Sherlock pada penghujung film. (asp/amd)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel