detikcom
Jumat, 15/01/2010 16:37 WIB

Mutilasi Berantai Babe

Babe Koleksi Foto-foto Anak Jalanan

E Mei Amelia R - detikNews
Babe
Jakarta - Orientasi seksual tersangka kasus mutilasi Bakeuni alias Babe (60) kepada anak kecil membuatnya tidak hanya suka mengumpulkan anak-anak jalanan. Dia pun mengoleksi puluhan foto bocah di rumah kontrakannya.

"Ini kami temukan, di rumahnya di dalam kotak rokok," kata Kasat Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (15/1/2010).

Foto-foto berukuran 2 X 2,5 cm itu diduga merupakan hasil jepretan dari kamera handphone. Dari sekian foto tersebut, hanya sedikit yang merupakan foto bocah perempuan.

Belum diketahui apakah bocah-bocah tersebut menjadi korban sodomi dan pembunuhan yang dilakukan Babe. Namun, polisi akan memperlihatkan foto-foto tersebut kepada Babe untuk mengingatkan kembali tentang kemungkinan korban-korbannya.

"Ingatan Babe ini agak rendah," ujar Nico.

Saat ini foto tersebut masih diamankan oleh Polisi untuk menjadi barang bukti. Di rumah kontrakan Babe, Gang H Dalim RT 06/02, Pulogadung, Jakarta Timur, itu, juga ditemukan barang bukti lain berupa kardus dan golok.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(mei/irw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%