Rabu, 13/01/2010 15:30 WIB

Dibiayai BI ke London

Andi Rahmat Sudah Klarifikasi ke KPK, BI Ditegur

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Anggota Pansus Hak Angket Century Andi Rahmat mengaku sudah melapor ke KPK terkait perjalanannya ke London yang dibiayai Bank Indonesia (BI). BI, katanya, kena tegur.

"Saya sudah klarifikasi ke KPK dan tidak ada masalah," kata Andi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/1/2010).

Andi mengaku, selain dirinya, ada beberapa anggota DPR lainnya yang juga diundang BI dalam perjalanan Maret 2007 lalu itu. Mereka yakni Ali Masykur Musa, Ganjar Pranowo, dan Bomer Pasaribu. Disebut-sebut dana yang dikeluarkan BI mencapai Rp 130 juta.

"Cuma BI-nya pada waktu itu memang ditegur, karena bisa menimbulkan efek koruptif dan kita setuju itu," imbuhnya

Ditegaskan Andi, undangan pergi ke London itu adalah undangan resmi BI. "Bukan atas inisiatif saya," tutupnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ndr/iy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
40%
Kontra
60%