detikcom
Selasa, 12/01/2010 16:17 WIB

Sel Mewah Ayin Cs

Depkum HAM Buka Lowongan 1.000 Sipir Baru video foto

Didi Syafirdi - detikNews
Jakarta - Departemen Hukum dan HAM (Depkum HAM) membutuhkan 1.000 sipir baru untuk memperketat pengamanan rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan. Hal ini dilakukan dalam rangka perubahan terkait terkuaknya fasilitas mewah bagi napi tertentu.

"Kami segera follow up dengan menerima 1.000 sipir baru sehingga ada balancing. Itulah kira-kira hasil rapat tadi pagi," ujar Menkum HAM Patrialis Akbar di kantor Depkum HAM, Jl HR Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (12/1/2010).

Menurut Patrialis, pihaknya juga akan memperhatikan kehidupan para sipir yang sangat memprihatinkan. Selain itu napi yang status hukumnya sudah jelas akan dipindahkan.

Bahkan, semua lapas dan rutan seluruh DKI dan Indonesia akan ditertibkan. "Jadi tidak ada lagi diskriminasi," kata dia.

Depkum HAM, imbuh Patrialis, juga akan memeriksa pihak-pihak yang terkait dalam pemberian fasilitas mewah napi tertentu itu.

"Tapi kami harus menunggu hasil penyelidikannya terlebih dahulu," demikian Patrialis.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nik/iy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%