Detik.com News
Detik.com
Selasa, 12/01/2010 10:57 WIB

Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Impor Miras Asal Korea

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta - Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tanjung Priok, menggagalkan penyelundupan minuman keras asal Korea. Sebanyak 131.347 botol berhasil digagalkan dengan modus memalsukan dokumen pabean.

"Berdasarkan operasi intelejen, kita berhasil menggagalkan 4 kali upaya importasi minuman keras ilegal asal Korea. Operasi dilakukan sepanjang bulan Desember 2009-Januari 2010," ujar Dirjen Bea dan Cukai Thomas Sugijata di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (12/1/2010).

Penyelundupan ini dilakukan oleh tiga perusahaan. Modus yang digunakan dengan cara memalsukan dokumen pabean.

"Penyelundupan ini diduga dilakukan oleh kelompok yang saat ini masih dalam penyelidikan kami," katanya.

Pihak penyidik Bea Cukai berhasil menangkap satu orang berinisial ARH yang kini ditahan di Rutan Cabang Kantor Pusat DJBC. Tiga perusahaan yang terlibat dalam penyelundupan itu, PT FU, PT KU, PT BCM.

"Dalam dokumennya, PT FU yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat memberitahukan jenis barang berupa Food Poultry Plastik Box dalam 2 kontainer 20 feet. Dan setelah diperiksa ternyata berisi 25.520 botol miras jenis Soju, Jinro Soju, dan Wisky Scotch Blue," jelasnya.

Pelaku dijerat pasal 102 UU No 17 Tahun 2006 dengan ancaman pidana 1 tahun penjara dan maksimal 10 tahun. Denda Rp 50 juta maksimal Rp 5 miliar.

"Kerugian negara yang mencakup bea masuk, cukai, dan pajak impor mencapai Rp 17,3 milyar." pungkasnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fiq/mok)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%