detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 07:26 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 09/01/2010 17:26 WIB

Bocah Dimutilasi di BKT Cakung

Babe Bos Pengamen, Ardiansyah Bergabung 3 Bulan Terakhir

Luhur Hertanto - detikNews
Ardiansyah
Jakarta - Selain menjual asongan, tersangka kasus mutilasi Baekuni alias Babe (48) merupakan bos pengamen di kawasan Terminal Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim). Korban Ardianyah (9) telah bergabung sejak 3 bulan terakhir ini.

"Babe ini selain pedagang asongan juga semacam bos bagi anak-anak pengamen jalanan. Si korban juga bergabung dalam kelompoknya babe tiga bulan terakhir," kata Kabid Humas Metro Jaya, Kombes Boy Rafli Amar.

Hal itu disampaikan dia dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (9/1/2010).

Dari hasil penyelidikan polisi, korban diketahui sering menginap di rumah kontrakan pelaku di Jl Masjid H Murdalim, RT 06 RW 02 Pulogadung. Kepada keluarganya, korban sempat bercerita mengenai pengalaman yang kurang menyenangkan saat bersama Babe.

"Atas dasar itu pada pukul 03.00 WIB dini hari tadi, telah ditangkap Baekuni di rumahnya," terang Boy.

Menurut Boy, potongan kepala korban saat ini berada di RS Polri dr Soekanto Kramajati, Jaktim, dan keluarga dapat mengidentifikasinya. Potongan kepala itu ditemukan berdasarkan pengakuan tersangka.

"Atas keterangan si Babe, berhasil ditemukan potongan kepala korban yang dia buang di dekat jembatan Terminal Pulogadung," ujarnya.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(lh/irw)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%