Sabtu, 09/01/2010 17:26 WIB

Bocah Dimutilasi di BKT Cakung

Babe Bos Pengamen, Ardiansyah Bergabung 3 Bulan Terakhir

Luhur Hertanto - detikNews
Ardiansyah
Jakarta - Selain menjual asongan, tersangka kasus mutilasi Baekuni alias Babe (48) merupakan bos pengamen di kawasan Terminal Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim). Korban Ardianyah (9) telah bergabung sejak 3 bulan terakhir ini.

"Babe ini selain pedagang asongan juga semacam bos bagi anak-anak pengamen jalanan. Si korban juga bergabung dalam kelompoknya babe tiga bulan terakhir," kata Kabid Humas Metro Jaya, Kombes Boy Rafli Amar.

Hal itu disampaikan dia dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (9/1/2010).

Dari hasil penyelidikan polisi, korban diketahui sering menginap di rumah kontrakan pelaku di Jl Masjid H Murdalim, RT 06 RW 02 Pulogadung. Kepada keluarganya, korban sempat bercerita mengenai pengalaman yang kurang menyenangkan saat bersama Babe.

"Atas dasar itu pada pukul 03.00 WIB dini hari tadi, telah ditangkap Baekuni di rumahnya," terang Boy.

Menurut Boy, potongan kepala korban saat ini berada di RS Polri dr Soekanto Kramajati, Jaktim, dan keluarga dapat mengidentifikasinya. Potongan kepala itu ditemukan berdasarkan pengakuan tersangka.

"Atas keterangan si Babe, berhasil ditemukan potongan kepala korban yang dia buang di dekat jembatan Terminal Pulogadung," ujarnya.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(lh/irw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
62%
Kontra
38%