Nama Gus Dur Sudah Bersih, Yang Perlu Pembersihan Yang Jatuhkan Dia
Jumat, 08/01/2010 14:32 WIB
Jakarta
Nama Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dinilai tidak perlu dibersihkan terkait kasus Buloggate dan Bruneigate. Justru yang perlu dibersihkan justru pihak-pihak yang pernah menjatuhkannya.
"Nama Gus Dur sudah bersih, yang perlu pembersihan nama orang yang menjatuhkannya," ujar mantan jubir Gus Dur, Wimar Witoelar usai diskusi di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (8/1/2010).
Menurut Wimar, Gus Dur tidak akan meminta gelar pahlawan. Gus Dur juga tidak memerlukan gelar pahlawan jika ada kelompok politik yang menolak pemberian itu.
"Gus Dur tidak akan meminta gelar pahlawan. Bagi saya beliau sudah mendapatkan penghargaan dengan apa yang terjadi saat ini," kata dia.
Wimar menilai, masyarakat telah menyia-nyiakan orang sebesar Gus Dur. "Sudah cukup masyarakat menyadari bahwa kita telah menyia-nyiakan orang besar yang banyak disalah mengerti. Tapi ilmu kebijaksanaannya sudah dimengerti saat ini," beber Wimar.
Saat ditanya apakah dirinya mendapat pesan politik dari Gus Dur, Wimar mengatakan tidak ada pembicaraan politik dia dengan Gus Dur.
"Gus Dur itu kalau ketemu saya tidak bicara politik karena dia tahu saya tidak berminat politik kecil-kecilan saya sudah puas Indonesia dianggap sebagai negara pluralis demokratis," jelas Wimar.
(nik/iy)
"Nama Gus Dur sudah bersih, yang perlu pembersihan nama orang yang menjatuhkannya," ujar mantan jubir Gus Dur, Wimar Witoelar usai diskusi di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (8/1/2010).
Menurut Wimar, Gus Dur tidak akan meminta gelar pahlawan. Gus Dur juga tidak memerlukan gelar pahlawan jika ada kelompok politik yang menolak pemberian itu.
"Gus Dur tidak akan meminta gelar pahlawan. Bagi saya beliau sudah mendapatkan penghargaan dengan apa yang terjadi saat ini," kata dia.
Wimar menilai, masyarakat telah menyia-nyiakan orang sebesar Gus Dur. "Sudah cukup masyarakat menyadari bahwa kita telah menyia-nyiakan orang besar yang banyak disalah mengerti. Tapi ilmu kebijaksanaannya sudah dimengerti saat ini," beber Wimar.
Saat ditanya apakah dirinya mendapat pesan politik dari Gus Dur, Wimar mengatakan tidak ada pembicaraan politik dia dengan Gus Dur.
"Gus Dur itu kalau ketemu saya tidak bicara politik karena dia tahu saya tidak berminat politik kecil-kecilan saya sudah puas Indonesia dianggap sebagai negara pluralis demokratis," jelas Wimar.
(nik/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 19:32 WIB
Lulus UN, Polresta Pekanbaru Razia Tempat Hiburan Malam
-
Sabtu, 26/05/2012 19:28 WIB
Dua Tewas Akibat Angin Kencang di Nagan Raya
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:01 WIB
Lagi, Ada Mercy Berpelat TNI Tapi Bukan Mobil Dinas
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 19:00 WIB
Pesawat pengintai AS telan korban di Pakistan
-
280 Komentar
-
246 Komentar
-
240 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
