detikcom
Jumat, 08/01/2010 06:27 WIB

Polri Batalkan Mutasi 10 Pamen Dalam 1 Pekan

Nograhany Widhi K - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Mabes Polri melakukan mutasi di jajaran perwira menengah. Namun posisi yang dikeluarkan dalam telegram rahasia (TR) pada 29 Desember 2009, dibatalkan dan diubah melalui TR pada 6 Januari 2010.

Dalam salinan TR yang didapatkan detikcom tertanggal 6 Januari 2010 disebutkan, 'KEP KAPOLRI NOPOL: 5/1/2010 TGL 6/1/2010 TTG PEMBATALAN PERUBAHAN SKEP KAPOLRI NO POL: SKEP/648/XII/2009'.

Pembatalan dan perubahan itu mengenai posisi perwira menengah sebagai berikut:

1. Kombes Pol Drs Sambudi Gusdian, Dirlantas Polda Kaltim. Semula dimutasikan sebagai Dirlantas Polda Jateng dibatalkan dan dirubah menjadi Dirlantas Polda Jatim.

2. Kombes Pol Drs Dwi Sigit Nurmantyas, Pamen Babinkam Polri. Semula dimutasikan sebagai Dirlantas Polda Kaltim dibatalkan dan dirubah menjadi Dirlantas Polda Jateng.

3. Kombes Pol Drs Loyke Lumowa, Dirlantas Polda Sumut. Semula dimutasikan sebagai Dirlantas Polda Jatim dibatalkan.

4. Kombes Pol Drs Istiono, Dirlantas Polda Sulut. Semula dimutasikan sebagai Dirlantas Polda Sumut dibatalkan dan dirubah menjadi Dirlantas Polda Kaltim.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(nwk/nwk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%