detikcom
Rabu, 06/01/2010 14:27 WIB

Lestarikan Gagasan Gus Dur, Alumni PMII Gagas Universitas Abdurrahman Wahid

Muhammad Nur Hayid - detikNews
Halaman 2 dari 2
"Ide UAW penting untuk melahirkan pemimpin yang punya visi, wawasan kebangsaan yang inklusif dan toleran. Sebab, saat ini tengah maraknya pemahaman keagamaan yang sempit dan radikal," terang Gus Choi.

Selain mendirikan universitas, lanjut Gus Choi, IKA PMII juga mendorong pemerintah melalui Depsos segera menetapkan Gus Dur sebagai pahlawan nasional. Sebab, aspirasi rakyat untuk menjadikan Gus Dur sebagai pahlawan tidak hanya datang dari satu daerah dan satu kelompok saja.

"Kalau ada orang yang tidak setuju dengan gelar pahlawan untuk Gus Dur, itu berarti kelompok teroris dan fundamentalis Islam. Karena syarat-syarat yang lain soal gelar pahlawan sudah dipenuhi Gus Dur dan semua kelompok menyetujui usulan itu," tegas Gus Choi.

Terkait usulan rehabilitasi nama Gus Dur, Gus Choi menolak tegas gagasan itu. Sebab, lanjut Gus Choi, Gus Dur jatuh dari posisinya sebagai presiden karena konspirasi politik jahat dan bukan karena kesalahan Gus Dur sebagaimana yang dituduhkan dalam kasus Bullogate dan Bruneigate. Apalagi tidak pernah ada pengadilan atas tudingan itu kepada Gus Dur.

"Naman Gus Dur tidak perlu direhabilitasi karena soal Bullogate dan Bruneigate. Sebab memang kasus itu tidak ada, hanya akal-akalan saja. Gus Dur turun bukan karena salah, tetapi karena kalah. Jadi apanya yang mau direhabilitasi," tegasnya.

Selain kedua hal diatas, PB IKA PMII juga akan memprakarsai dijadikannya tanggal 30 Desember sebagai hari kemajemukan nasional. Hal ini didasarkan pada upaya merealisikan dasar-dasar Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.


Halaman 1 2
(yid/fay)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%