detikcom
Senin, 04/01/2010 15:44 WIB

Usulan Pahlawan

Kasus Bruneigate & Buloggate Gus Dur Harus Lebih Dulu Diklarifikasi

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Dukungan berbagai pihak agar KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) diberi gelar pahlawan terus menguat. Namun mantan juru bicara Gus Dur, Adhie Massardi justru tidak setuju dengan hal tersebut.

"Harus diklarifikasi dulu kasusnya terdahulu, Bulog dan Bruneigate," kata Adhie saat ditemui di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Senin (4/1/2009).

Saat menjabat sebagai presiden, Gus Dur dijatuhkan secara menyakitkan. Ia dituduh terlibat korupsi dalam kasus Bulog dan dana dari Brunei.

Ramai-ramai anggota MPR saat itu menyatakan mosi tidak percaya terhadap Gus Dur. Namun hingga ia dilengserkan, tidak ada kejelasan status hukum persoalan yang dituduhkan kepadanya.

"Soal impeachment juga harus dijelaskan. Seorang koruptor tidak layak diberi gelar pahlawan," sindir Adhie.

Adhie meminta agar semua pihak yang terlibat dalam proses jatuhnya Gus Dur dari kursi presiden harus bertanggung jawab. Mulai dari legislatif hingga eksekutif.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mok/irw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%