Senin, 04/01/2010 15:44 WIB

Usulan Pahlawan

Kasus Bruneigate & Buloggate Gus Dur Harus Lebih Dulu Diklarifikasi

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Dukungan berbagai pihak agar KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) diberi gelar pahlawan terus menguat. Namun mantan juru bicara Gus Dur, Adhie Massardi justru tidak setuju dengan hal tersebut.

"Harus diklarifikasi dulu kasusnya terdahulu, Bulog dan Bruneigate," kata Adhie saat ditemui di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Senin (4/1/2009).

Saat menjabat sebagai presiden, Gus Dur dijatuhkan secara menyakitkan. Ia dituduh terlibat korupsi dalam kasus Bulog dan dana dari Brunei.

Ramai-ramai anggota MPR saat itu menyatakan mosi tidak percaya terhadap Gus Dur. Namun hingga ia dilengserkan, tidak ada kejelasan status hukum persoalan yang dituduhkan kepadanya.

"Soal impeachment juga harus dijelaskan. Seorang koruptor tidak layak diberi gelar pahlawan," sindir Adhie.

Adhie meminta agar semua pihak yang terlibat dalam proses jatuhnya Gus Dur dari kursi presiden harus bertanggung jawab. Mulai dari legislatif hingga eksekutif.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mok/irw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%