Ada Tablig Akbar di Monas
Massa Majelis Rasulullah Sebelum Magrib Mengalir ke Monas
Senin, 04/01/2010 12:52 WIB
Jakarta
Acara tablig akbar Majelis Rasulullah SAW di Monas baru dimulai pukul 21.00 WIB. Namun massa sudah mengalir sebelum Magrib. Bisa jadi arus massa bertepatan dengan jam pulang kantor Anda.
Pihak Majelis Rasulullah SAW berpendapat, massa dianjurkan datang lebih awal agar tidak terjadi kemacetan.
"Kita minta mereka datang lebih cepat. Kemudian kita akan salat Magrib di Monas. Hal ini agar tidak terjadi penumpukan jamaah," kata Juru Bicara Majelis Rasulullah SAW, Muhammad Fakhrurrozi, Senin (4/1/2010).
Fakhrurrozi menyatakan untuk mencegah terjadinya kemacetan di daerah itu, pihaknya juga telah mengadakan koordinasi dengan kepolisian. Dia mengklaim massa yang akan hadir di Monas mencapai satu juta orang, berasal dari penjuru Indonesia.
Fakhrurrozi meminta anggota Majelis Rasullulah SAW untuk mematuhi aturan lalu lintas yang ada. "Kalau yang memakai motor harus pakai helm dan yang menggunakan bus tidak boleh naik ke atas bus,"katanya.
Agenda tablig akbar tersebut dalah pembacaan Maulid Adh Dhiyaul Lami, tausiyah-tausiyah yang akan disampaikan oleh para habib dari Timur Tengah, dengan penceramah inti yaitu Habib Umar bin Hafidh (Pimpinan Pondok Pesantren Darul Musthofa, Yaman), zikir dan doa.
"Acara seperti ini sudah sering kita gelar. Tahun baru kemarin kita adakan acara di Senayan," katanya.
Selama ini, Majelis Rasulullah SAW sering mengadakan pengajian di berbagai tempat. Jumlah massa yang banyak, yang sering berkonvoi sembari membawa bendera, seringkali memicu kemacetan panjang. (nal/nrl)
Pihak Majelis Rasulullah SAW berpendapat, massa dianjurkan datang lebih awal agar tidak terjadi kemacetan.
"Kita minta mereka datang lebih cepat. Kemudian kita akan salat Magrib di Monas. Hal ini agar tidak terjadi penumpukan jamaah," kata Juru Bicara Majelis Rasulullah SAW, Muhammad Fakhrurrozi, Senin (4/1/2010).
Fakhrurrozi menyatakan untuk mencegah terjadinya kemacetan di daerah itu, pihaknya juga telah mengadakan koordinasi dengan kepolisian. Dia mengklaim massa yang akan hadir di Monas mencapai satu juta orang, berasal dari penjuru Indonesia.
Fakhrurrozi meminta anggota Majelis Rasullulah SAW untuk mematuhi aturan lalu lintas yang ada. "Kalau yang memakai motor harus pakai helm dan yang menggunakan bus tidak boleh naik ke atas bus,"katanya.
Agenda tablig akbar tersebut dalah pembacaan Maulid Adh Dhiyaul Lami, tausiyah-tausiyah yang akan disampaikan oleh para habib dari Timur Tengah, dengan penceramah inti yaitu Habib Umar bin Hafidh (Pimpinan Pondok Pesantren Darul Musthofa, Yaman), zikir dan doa.
"Acara seperti ini sudah sering kita gelar. Tahun baru kemarin kita adakan acara di Senayan," katanya.
Selama ini, Majelis Rasulullah SAW sering mengadakan pengajian di berbagai tempat. Jumlah massa yang banyak, yang sering berkonvoi sembari membawa bendera, seringkali memicu kemacetan panjang. (nal/nrl)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 19:32 WIB
Usai kelulusan UN, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 20:40 WIB
Polisi: Pembunuhan Paman dan Anak di Depok Karena Sakit Hati
-
280 Komentar
-
247 Komentar
-
225 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
