detikcom
Senin, 04/01/2010 05:39 WIB

Organ Tunggal 'Obama' Ada di Palembang

Taufik Wijaya - detikNews
Organ tunggal Obama (Dok. Detikcom)
Palembang - Nama Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, benar-benar cukup populer di Indonesia. Namanya pun melekat pada sebuah kelompok penghibur organ tunggal (OT) di Palembang. Mungkinkah Barack Obama akan menyewa OT "Obama" ini?

OT "Obama" itu beralamat di Jalan Anggada, Lorong Bersama, Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Tampaknya sang pemilik organ tunggal "Obama" ini tahu betul popularitas Barack Obama, sehingga harapannya mendapat popularitas yang sama, dan organ tunggal miliknya menjadi laris disewa orang.

Sebagai informasi, organ tunggal merupakan alat musik organ yang dimainkan di tempat hajatan, yang melantunkan lagu-lagu dalam irama house music, yang umumnya lagu-lagu dangdut. Organ tunggal juga memiliki penyanyi, yangumumnya perempuan.

Organ tunggal di Sumatra Selatan cukup tetrkenal di kalangan masyarakat. Pertunjukkan organ tunggal bukan hanya dilangsungkan pada saat hajatan, juga dalam setiap kegiatan yang ada unsur hiburan. Pertunjukkan organ tunggal di Sumatra Selatan sering ditemukan di daerah atau dusun, atau di daerah pinggiran kota Palembang.

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(tw/nvc)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%