detikcom
Senin, 04/01/2010 05:39 WIB

Organ Tunggal 'Obama' Ada di Palembang

Taufik Wijaya - detikNews
Organ tunggal Obama (Dok. Detikcom)
Palembang - Nama Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, benar-benar cukup populer di Indonesia. Namanya pun melekat pada sebuah kelompok penghibur organ tunggal (OT) di Palembang. Mungkinkah Barack Obama akan menyewa OT "Obama" ini?

OT "Obama" itu beralamat di Jalan Anggada, Lorong Bersama, Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Tampaknya sang pemilik organ tunggal "Obama" ini tahu betul popularitas Barack Obama, sehingga harapannya mendapat popularitas yang sama, dan organ tunggal miliknya menjadi laris disewa orang.

Sebagai informasi, organ tunggal merupakan alat musik organ yang dimainkan di tempat hajatan, yang melantunkan lagu-lagu dalam irama house music, yang umumnya lagu-lagu dangdut. Organ tunggal juga memiliki penyanyi, yangumumnya perempuan.

Organ tunggal di Sumatra Selatan cukup tetrkenal di kalangan masyarakat. Pertunjukkan organ tunggal bukan hanya dilangsungkan pada saat hajatan, juga dalam setiap kegiatan yang ada unsur hiburan. Pertunjukkan organ tunggal di Sumatra Selatan sering ditemukan di daerah atau dusun, atau di daerah pinggiran kota Palembang.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(tw/nvc)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
71%
Kontra
29%