Freeport Bantah Tolak Mengisi BBM Garuda di Timika
Minggu, 03/01/2010 16:47 WIB
Jakarta
PT Freeport Indonesia membantah telah menolak mengisi BBM pesawat Garuda Indonesia di Bandara Mozes Kilangin, Timika, Papua, gara-gara bosnya tak diangkut Garuda. Sebagai pengelola BBM di Bandara Mozes Kilangin, PT Freeport mengalami keterbatasan stok BBM.
"Nggak benar itu. Saya baru dengar isu itu. Stok BBM di Timika tidak cukup," jubir PT Freeport, Mindo Pangaribuan, kepada detikcom, Minggu (3/1/2010).
Menurut Mindo, Presdir PT Freeport jarang menggunakan pesawat Garuda. PT Freeport punya pesawat sendiri. Kejadian keterbatasan stok sudah pernah terjadi sebelumnya.
BBM jenis avtur di Timika disiapkan untuk kepentingan pihak Freeport. Jika stok terbatas, maka yang diutamakan harus Freeport terlebih dahulu.
"Mengingat kepentingan nasional dan pengembangan daerah, kami juga membantu mengisi bahan bakar dari jatah Freeport," jelasnya.
PT Freeport merupakan pihak ketiga yakni sebagai pihak afiliasi. Pengelola BBM utama adalah Pertamina.
"BBM itu mestinya dilakukan Pertamina, bukan Freeport yang mengelola bandara. Freeport pihak ketiga afiliasi," ungkapnya.
Sebelumnya pihak Garuda menyatakan, pesawatnya tidak diberi BBM karena saat pesawat didivert ke Jayapura karena tak bisa mendarat di Timika akibat cuaca buruk, pilot pesawat Garuda menolak mengangkut rombongan Presdir Freeport yang tak tercantum di manifest penumpang. Sebab rombongan tersebut memegang tiket GA 653.
Akhirnya saat pesawat Garuda terbang ke Timika untuk mengisi BBM, PT Freeport menolaknya.
(gus/nrl)
"Nggak benar itu. Saya baru dengar isu itu. Stok BBM di Timika tidak cukup," jubir PT Freeport, Mindo Pangaribuan, kepada detikcom, Minggu (3/1/2010).
Menurut Mindo, Presdir PT Freeport jarang menggunakan pesawat Garuda. PT Freeport punya pesawat sendiri. Kejadian keterbatasan stok sudah pernah terjadi sebelumnya.
BBM jenis avtur di Timika disiapkan untuk kepentingan pihak Freeport. Jika stok terbatas, maka yang diutamakan harus Freeport terlebih dahulu.
"Mengingat kepentingan nasional dan pengembangan daerah, kami juga membantu mengisi bahan bakar dari jatah Freeport," jelasnya.
PT Freeport merupakan pihak ketiga yakni sebagai pihak afiliasi. Pengelola BBM utama adalah Pertamina.
"BBM itu mestinya dilakukan Pertamina, bukan Freeport yang mengelola bandara. Freeport pihak ketiga afiliasi," ungkapnya.
Sebelumnya pihak Garuda menyatakan, pesawatnya tidak diberi BBM karena saat pesawat didivert ke Jayapura karena tak bisa mendarat di Timika akibat cuaca buruk, pilot pesawat Garuda menolak mengangkut rombongan Presdir Freeport yang tak tercantum di manifest penumpang. Sebab rombongan tersebut memegang tiket GA 653.
Akhirnya saat pesawat Garuda terbang ke Timika untuk mengisi BBM, PT Freeport menolaknya.
(gus/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
Minggu, 27/05/2012 11:55 WIB
Polisi Sita Sepucuk Pistol dari Pembunuh Wartawan Senior TVRI
-
Minggu, 27/05/2012 11:52 WIB
PD Tarik Wacana Pencapresan Ani Yudhoyono karena SBY Marah?
-
Minggu, 27/05/2012 11:43 WIB
Ada Kebakaran, KRL Tertahan di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
286 Komentar
-
249 Komentar
-
240 Komentar
-
223 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
