detikcom

Islah 'Telat' Cak Imin, Pengakuan Dosa Politik Terhadap Gus Dur

Laurencius Simanjuntak - detikNews
Minggu, 03/01/2010 02:24 WIB
Jakarta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kubu Yenny Wahid membantah Gus Dur telah menitipkan wasiat kepada Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk menyatukan PKB. Kalaupun ada opsi islah dari Cak Imin sekarang, itu merupakan pengakuan atas dosa-posa politik PKB versi Muktamar Ancol kepada pendirinya, Gus Dur, yang telah wafat.

"Kalau sekarang ada opsi ishlah dari mereka, harus dibaca sebagai pengakuan
atas dosa-dosa politik mereka terhadap Gus Dur," kata Juru Bicara PKB kubu Yenny, Imron Rosyadi Hamid, lewat pesan singkat kepada wartawan, Sabtu (2/1/2010).

"Tapi hal itu tidak akan mampu menghapus memori umat Gus Dur terhadap Muhaimin," tambah Imron.

Menurut Imron, tawaran bersatu itu sudah pernah dilakukan terhadap kubu Imin, namun ketika itu pula ditolak.

"Bahkan Gus Dur pernah mengundang Muhaimin dalam rapat, tapi dia tidak pernah mau datang," tegasnya.
(lrn/lrn)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel