Kubu Yenny: Tidak Ada Wasiat dari Gus Dur
Sabtu, 02/01/2010 15:11 WIB
(Foto: dok detikcom)
Jakarta
Keterangan dari kubu PKB Sukabumi, Muhaimin Iskandar, yang menerima wasiat Gus Dur untuk menyatukan PKB dibantah bulat-bulat oleh kubu yang berseberangan. Kubu PKB Kalibata yang dimotori putri Gus Dur, Yenny Wahid, mengaku tidak ada wasiat seperti itu.
"Pernyataan Muhaimin soal dia mendapat wasiat dari Gus Dur akan kita klarifikasi. Yang kita ketahui tidak ada wasit itu dari Gus Dur. Yang isinya, PKB bersatu kembali," ujar Juru Bicara PKB Kalibata, Imron Rosiadi Hamid, saat dihubungi wartawan di Jakarta, Sabtu (2/1/2010).
Imron meminta kubu Muhaimin tidak mempolitisasi terkait isu wasiat dari Gus Dur. Munculnya wasiat tersebut bertentangan dengan sikap politik yang ditunjukkan Muhaimin selama ini.
"Mereka sama sekali tak menganggap Gus Dur sebagai deklarator PKB. Pembentukan kabinet Gus Dur tidak dilibatkan. Dengan adanya konflik itu, mereka (kubu Cak Imin) menganggap Gus Dur bukan PKB lagi," tuturnya.
Penggunaan wasiat sebagai dasar untuk menentukan sikap, menurut Imron, hanya sebagai upaya kubu Muhaimin untuk menghapus kesalahannya sendiri terhadap Gus Dur. Muhaimin sudah memiliki dosa politik karena berkonflik dengan Gus Dur.
"Kalau dosa pribadi, pasti Gus Dur memaafkan. Tapi kalau politik tidak," terangnya.
Pada sore hari usai pemakaman Gus Dur, Muhaimin menggelar jumpa pers di DPP PKB, Jl Sukabumi, Jakarta Pusat. Muhaimin mengatakan Gus Dur berwasiat kepadanya yang lalu mendorongnya untuk menyatukan kembali partainya orang NU itu.
(gah/nwk)
"Pernyataan Muhaimin soal dia mendapat wasiat dari Gus Dur akan kita klarifikasi. Yang kita ketahui tidak ada wasit itu dari Gus Dur. Yang isinya, PKB bersatu kembali," ujar Juru Bicara PKB Kalibata, Imron Rosiadi Hamid, saat dihubungi wartawan di Jakarta, Sabtu (2/1/2010).
Imron meminta kubu Muhaimin tidak mempolitisasi terkait isu wasiat dari Gus Dur. Munculnya wasiat tersebut bertentangan dengan sikap politik yang ditunjukkan Muhaimin selama ini.
"Mereka sama sekali tak menganggap Gus Dur sebagai deklarator PKB. Pembentukan kabinet Gus Dur tidak dilibatkan. Dengan adanya konflik itu, mereka (kubu Cak Imin) menganggap Gus Dur bukan PKB lagi," tuturnya.
Penggunaan wasiat sebagai dasar untuk menentukan sikap, menurut Imron, hanya sebagai upaya kubu Muhaimin untuk menghapus kesalahannya sendiri terhadap Gus Dur. Muhaimin sudah memiliki dosa politik karena berkonflik dengan Gus Dur.
"Kalau dosa pribadi, pasti Gus Dur memaafkan. Tapi kalau politik tidak," terangnya.
Pada sore hari usai pemakaman Gus Dur, Muhaimin menggelar jumpa pers di DPP PKB, Jl Sukabumi, Jakarta Pusat. Muhaimin mengatakan Gus Dur berwasiat kepadanya yang lalu mendorongnya untuk menyatukan kembali partainya orang NU itu.
(gah/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 19:32 WIB
Usai kelulusan UN, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 19:28 WIB
Dua Tewas Akibat Angin Kencang di Nagan Raya
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 20:40 WIB
Polisi: Pembunuhan Paman dan Anak di Depok Karena Sakit Hati
-
280 Komentar
-
247 Komentar
-
225 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
