Gerindra & Demokrat Dukung Penuh Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional
Jumat, 01/01/2010 21:16 WIB
Jakarta
Seruan agar Abdurahman Wahid alias Gus Dur ditetapkan sebagai pahlawan nasional terus mengalir. Setelah PPP, PKB dan PDIP kini giliran Partai Gerindra dan Partai Demokrat ikut mendukung penuh Gus Dur agar ditetapkan sebagai pahlawan nasional.
"Kami setuju dan mendukung atas pemikiran dan usulan agar gus dur ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Sebagai bapak pluralisme dan multikulturalisme, kepahlawanan Gus Dur amatlah nyata," kata ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum kepada detikcom, Jumat (1/1/2010).
Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani pun menyatakan dukungan yang sama atas usulan menjadikan mantan presiden RI ke-4 itu sebagai pahlawan nasional.
"Kita dukung penuh Gus Dur menjadi pahlawan nasional," ujar Ahmad Muzani.
Menurut Muzani, Gus Dur dinilai sangat layak untuk menjadi pahlawan nasional. Pasalnya, peranan jasa dan pemikirannya sangat membangun demokrasi Indonesia.
"Aroma demokrasi tumbuh bersama Gus Dur. Beliau adalah Bapak Demokrasi Indonesia. Maka pantas untuk jadi pahlawan," jelasnya.
Muzani menjelaskan, perkembangan demokrasi dan reformasi Indonesia tidak bisa dilepaskan dari sosok Gus Dur. Ajaran berikut pemikirannya tentang pluralisme dan multikulturalisme memberi perubahan cukup berarti bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Kita kehilangan sosok yang berani berjuang soal pluralisme, nasionalisme. Dialah Gus Dur," tutur anggota DPR ini.
(Rez/Rez)
"Kami setuju dan mendukung atas pemikiran dan usulan agar gus dur ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Sebagai bapak pluralisme dan multikulturalisme, kepahlawanan Gus Dur amatlah nyata," kata ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum kepada detikcom, Jumat (1/1/2010).
Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani pun menyatakan dukungan yang sama atas usulan menjadikan mantan presiden RI ke-4 itu sebagai pahlawan nasional.
"Kita dukung penuh Gus Dur menjadi pahlawan nasional," ujar Ahmad Muzani.
Menurut Muzani, Gus Dur dinilai sangat layak untuk menjadi pahlawan nasional. Pasalnya, peranan jasa dan pemikirannya sangat membangun demokrasi Indonesia.
"Aroma demokrasi tumbuh bersama Gus Dur. Beliau adalah Bapak Demokrasi Indonesia. Maka pantas untuk jadi pahlawan," jelasnya.
Muzani menjelaskan, perkembangan demokrasi dan reformasi Indonesia tidak bisa dilepaskan dari sosok Gus Dur. Ajaran berikut pemikirannya tentang pluralisme dan multikulturalisme memberi perubahan cukup berarti bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Kita kehilangan sosok yang berani berjuang soal pluralisme, nasionalisme. Dialah Gus Dur," tutur anggota DPR ini.
(Rez/Rez)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 19:32 WIB
Usai kelulusan UN, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 19:28 WIB
Dua Tewas Akibat Angin Kencang di Nagan Raya
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 20:40 WIB
Polisi: Pembunuhan Paman dan Anak di Depok Karena Sakit Hati
-
280 Komentar
-
247 Komentar
-
225 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
