Puluhan Ribu Orang Sambut Tahun Baru di Jembatan Ampera
Jumat, 01/01/2010 06:15 WIB
Jakarta
Di tengah hujan gerimis, puluhan ribu warga Palembang memadati jembatan Ampera dan Plasa Benteng Kuto Besak Palembang. Terompet menderu, ribuan kembang api dan mercon meledak, mewarnai angkasa ketika waktu menunjukan tahun baru 2010.
Puluhan ribu warga Palembang yang memadati jembatan Ampera dan Plasa Benteng Kuto Besak itu umumnya para remaja. Mereka datang ke lokasi sejak pukul 19.00, Kamis (31/12/2009).
Sadar dengan musim hujan, hampir semuanya menggunakan jaket, jas hujan, dan payung. Yang tidak membawa payung membiarkan helm dikenakan di kepala.
"Ya, kehujanan buat malam ini bae. Tahun baru kan satu kali dalam setahun, jadi tidak apa-apa kehujanan," kata Budiman, warga Sirah Pulau Padang, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, yang sengaja datang ke Palembang bersama pacarnya buat merayakan Tahun Baru 2010 di atas Jembatan Ampera.
Memang, para remaja yang menyambut tahun baru ini umumnya sepasang kekasih atau berpasangan. Mereka menggunakan sepeda motor. Selama menunggu datangnya tahun baru mereka makan jajanan yang dijual pedagang seperti jagung bakar, roti bakar, atau berfoto dan sesekali menyalakan kembang api atau mercon.
Sementara itu sebagian warga Palembang juga menyambut tahun baru dengan membaca doa di masjid Agung yang jaraknya tidak begitu jauh dari jembatan Ampera dan Plasa Benteng Kuto Besak.
Di sungai Musi, meskipun tidak seramai tahun lalu, sejumlah warga juga menggunakan perahu ketek atau speedbord keliling sungai Musi. Beberapa kapal pesiar juga dimeriahkan sejumlah acara.
(tw/rdf)
Puluhan ribu warga Palembang yang memadati jembatan Ampera dan Plasa Benteng Kuto Besak itu umumnya para remaja. Mereka datang ke lokasi sejak pukul 19.00, Kamis (31/12/2009).
Sadar dengan musim hujan, hampir semuanya menggunakan jaket, jas hujan, dan payung. Yang tidak membawa payung membiarkan helm dikenakan di kepala.
"Ya, kehujanan buat malam ini bae. Tahun baru kan satu kali dalam setahun, jadi tidak apa-apa kehujanan," kata Budiman, warga Sirah Pulau Padang, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, yang sengaja datang ke Palembang bersama pacarnya buat merayakan Tahun Baru 2010 di atas Jembatan Ampera.
Memang, para remaja yang menyambut tahun baru ini umumnya sepasang kekasih atau berpasangan. Mereka menggunakan sepeda motor. Selama menunggu datangnya tahun baru mereka makan jajanan yang dijual pedagang seperti jagung bakar, roti bakar, atau berfoto dan sesekali menyalakan kembang api atau mercon.
Sementara itu sebagian warga Palembang juga menyambut tahun baru dengan membaca doa di masjid Agung yang jaraknya tidak begitu jauh dari jembatan Ampera dan Plasa Benteng Kuto Besak.
Di sungai Musi, meskipun tidak seramai tahun lalu, sejumlah warga juga menggunakan perahu ketek atau speedbord keliling sungai Musi. Beberapa kapal pesiar juga dimeriahkan sejumlah acara.
(tw/rdf)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 19:32 WIB
Usai kelulusan UN, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 19:28 WIB
Dua Tewas Akibat Angin Kencang di Nagan Raya
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 20:40 WIB
Polisi: Pembunuhan Paman dan Anak di Depok Karena Sakit Hati
-
280 Komentar
-
247 Komentar
-
225 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
