Malam Tahun Baru
Pengunjung Monas Membludak, Pedagang Asongan Panen Besar
Kamis, 31/12/2009 20:29 WIB
Jakarta
Ramainya suasana malam tahun baru di Monumen Nasional (Monas) mendatangkan rezeki melimpah bagi pedagang asongan dan mainan. Dagangan mereka laris manis diserbu pengunjung.
"Per jamnya dapat Rp 50 ribu. Yang laku kebanyakan air mineral sama kopi," kata seorang pedagang asongan, Ali (37) kepada detikcom di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (31/12/2009).
Pada hari biasanya, lanjut Ali, dalam satu jam ia cuma mendapatkan Rp 10-20 ribu saja. "Kalau hari biasa agak susah, mas," cetus Ali sambil menjajakan dagangannya.
Keberuntungan yang sama juga menghinggapi Sukri (38). Pedagang mainan itu mendapatkan uang cukup banyak dari dagangannya. Berbagai mainan yang dia jual seperti layang-layang, baling-baling, dan balon, laku keras.
"Cukup laku, karena rata-rata pengunjung datang sambil membawa anak-anaknya," cetus Sukri.
Menurut Sukri, baling-baling ia jual seharga Rp 5.000 per buah, balon Rp 7.000, dan termurah layang-layang Rp 2.000. Ia juga menyediakan terompet, namun belum laris terjual.
Dikatakan Ali, meski mendapatkan rezeki banyak, dia harus kucing-kucingan dengan Satpol PP yang bertugas di Monas. Maklum, pengelola kawasan wisata itu tidak memperbolehkan pedagang untuk masuk.
"Waktu masuk, barang dagangan saya umpetin di dalam tas," ujarnya.
Hingga pukul 20.27 WIB, pengunjung terus membanjiri Monas. Langit di Monas sendiri saat ini terlihat mendung. (irw/rdf)
"Per jamnya dapat Rp 50 ribu. Yang laku kebanyakan air mineral sama kopi," kata seorang pedagang asongan, Ali (37) kepada detikcom di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (31/12/2009).
Pada hari biasanya, lanjut Ali, dalam satu jam ia cuma mendapatkan Rp 10-20 ribu saja. "Kalau hari biasa agak susah, mas," cetus Ali sambil menjajakan dagangannya.
Keberuntungan yang sama juga menghinggapi Sukri (38). Pedagang mainan itu mendapatkan uang cukup banyak dari dagangannya. Berbagai mainan yang dia jual seperti layang-layang, baling-baling, dan balon, laku keras.
"Cukup laku, karena rata-rata pengunjung datang sambil membawa anak-anaknya," cetus Sukri.
Menurut Sukri, baling-baling ia jual seharga Rp 5.000 per buah, balon Rp 7.000, dan termurah layang-layang Rp 2.000. Ia juga menyediakan terompet, namun belum laris terjual.
Dikatakan Ali, meski mendapatkan rezeki banyak, dia harus kucing-kucingan dengan Satpol PP yang bertugas di Monas. Maklum, pengelola kawasan wisata itu tidak memperbolehkan pedagang untuk masuk.
"Waktu masuk, barang dagangan saya umpetin di dalam tas," ujarnya.
Hingga pukul 20.27 WIB, pengunjung terus membanjiri Monas. Langit di Monas sendiri saat ini terlihat mendung. (irw/rdf)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 19:32 WIB
Usai kelulusan UN, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 19:28 WIB
Dua Tewas Akibat Angin Kencang di Nagan Raya
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 20:40 WIB
Polisi: Pembunuhan Paman dan Anak di Depok Karena Sakit Hati
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:01 WIB
Lagi, Ada Mercy Berpelat TNI Tapi Bukan Mobil Dinas
-
280 Komentar
-
247 Komentar
-
225 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
