Pesan Gus Dur pada Chandra Hamzah: Indonesia Perlu Orang Nekat!
Kamis, 31/12/2009 08:26 WIB
Jakarta
Wakil Ketua KPK Chandra Hamzah sempat bertemu KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur beberapa hari sebelum wafat. Dalam pertemuan empat mata itu, Gus Dur berpesan kepada Chandra bahwa Indonesia memerlukan orang berani dan nekat.
Chandra bertemu Gus Dur awal Desember 2009 lalu di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. "Kami bertemu empat mata. Pertemuan sekitar setengah jam," kata Chandra saat berbincang-bincang dengan detikcom, Kamis (31/12/2009).
Chandra menemui Gus Dur setelah kejaksaan mengeluarkan SKP2 atas kasus Chandra-Bibit. Selain menemui Gus Dur, Chandra juga menemui Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi.
Menurut Chandra, saat itu Gus Dur masih tampak sehat. Gus Dur juga bercerita banyak, terutama mengenai pembenahan terhadap Indonesia. "Intinya Gus Dur berpesan perlu orang-orang nekat untuk mengurus negara ini," kata Chandra.
Chandra Melayat
Chandra Hamzah yang memang sedang berada di Surabaya hari ini berencana untuk menghadiri pemakaman Gus Dur. "Ini saya mau berangkat, nyetir sendiri ke Jombang. Kebetulan saya pas ada acara di Surabaya," jelas dia.
Chandra merasa kehilangan atas berpulangnya Gus Dur. "Saya ikut berduka. Kita kehilangan orang yang berani, termasuk berani berpendapat, walau pendapat beliau seringkali melawan arus. Tapi negara ini memang perlu orang seperti Gus Dur yang bisa memecahkan kebekuan-kebekuan," ujar Chandra.
(asy/nrl)
Chandra bertemu Gus Dur awal Desember 2009 lalu di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. "Kami bertemu empat mata. Pertemuan sekitar setengah jam," kata Chandra saat berbincang-bincang dengan detikcom, Kamis (31/12/2009).
Chandra menemui Gus Dur setelah kejaksaan mengeluarkan SKP2 atas kasus Chandra-Bibit. Selain menemui Gus Dur, Chandra juga menemui Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi.
Menurut Chandra, saat itu Gus Dur masih tampak sehat. Gus Dur juga bercerita banyak, terutama mengenai pembenahan terhadap Indonesia. "Intinya Gus Dur berpesan perlu orang-orang nekat untuk mengurus negara ini," kata Chandra.
Chandra Melayat
Chandra Hamzah yang memang sedang berada di Surabaya hari ini berencana untuk menghadiri pemakaman Gus Dur. "Ini saya mau berangkat, nyetir sendiri ke Jombang. Kebetulan saya pas ada acara di Surabaya," jelas dia.
Chandra merasa kehilangan atas berpulangnya Gus Dur. "Saya ikut berduka. Kita kehilangan orang yang berani, termasuk berani berpendapat, walau pendapat beliau seringkali melawan arus. Tapi negara ini memang perlu orang seperti Gus Dur yang bisa memecahkan kebekuan-kebekuan," ujar Chandra.
(asy/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 19:32 WIB
Usai kelulusan UN, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 19:28 WIB
Dua Tewas Akibat Angin Kencang di Nagan Raya
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 20:40 WIB
Polisi: Pembunuhan Paman dan Anak di Depok Karena Sakit Hati
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:01 WIB
Lagi, Ada Mercy Berpelat TNI Tapi Bukan Mobil Dinas
-
280 Komentar
-
247 Komentar
-
225 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
