Yaman: Ratusan Militan Al Qaeda Rencanakan Serangan Baru
Rabu, 30/12/2009 09:21 WIB
AFP
Sanaa
Percobaan peledakan pesawat baru saja terjadi di Amerika Serikat (AS). Ratusan militan Al Qaeda diyakini sedang beroperasi di Yaman dan mungkin merencanakan serangan seperti percobaan peledakan pesawat Northwest Airlines tersebut.
Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Yaman Abu Bakr Al-Qirbi. Petinggi Yaman itu meminta bantuan lebih banyak dari negara-negara Barat untuk melatih pasukan keamanan lokal guna memburu para militan.
"Tentu saja ada sejumlah anggota Al Qaeda di Yaman dan beberapa pemimpin mereka. Kami menyadari bahaya ini," kata Al-Qirbi kepada BBC seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (30/12/2009).
Ketika ditanya berapa persisnya jumlah anggota Al Qaeda yang diyakini berada di Yaman, Al-Qirbi berujar: "Saya tak bisa memberikan angka pastinya. Mungkin ratusan, 200, 300. Saya tak punya angka pasti."
Dikatakannya, pemerintah AS, Inggris dan Uni Eropa bisa berbuat banyak untuk memperbaiki respons Yaman terhadap para militan yang beroperasi di wilayahnya. "Memang ada dukungan, tapi saya harus katakan itu tidak cukup," tutur Al-Qirbi.
"Kami butuh lebih banyak pelatihan, kami harus mengembangkan unit-unit kontraterorisme kami dan ini artinya memberikan mereka pelatihan yang diperlukan, peralatan militer, sarana transportasi. Kami sangat kekurangan helikopter," paparnya.
Umar Farouk Abdulmutallab, pria Nigeria yang mencoba meledakkan pesawat Northwest Airlines, mengaku telah dilatih untuk misinya itu oleh perakit bom Al Qaeda di Yaman.
(ita/iy)
Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Yaman Abu Bakr Al-Qirbi. Petinggi Yaman itu meminta bantuan lebih banyak dari negara-negara Barat untuk melatih pasukan keamanan lokal guna memburu para militan.
"Tentu saja ada sejumlah anggota Al Qaeda di Yaman dan beberapa pemimpin mereka. Kami menyadari bahaya ini," kata Al-Qirbi kepada BBC seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (30/12/2009).
Ketika ditanya berapa persisnya jumlah anggota Al Qaeda yang diyakini berada di Yaman, Al-Qirbi berujar: "Saya tak bisa memberikan angka pastinya. Mungkin ratusan, 200, 300. Saya tak punya angka pasti."
Dikatakannya, pemerintah AS, Inggris dan Uni Eropa bisa berbuat banyak untuk memperbaiki respons Yaman terhadap para militan yang beroperasi di wilayahnya. "Memang ada dukungan, tapi saya harus katakan itu tidak cukup," tutur Al-Qirbi.
"Kami butuh lebih banyak pelatihan, kami harus mengembangkan unit-unit kontraterorisme kami dan ini artinya memberikan mereka pelatihan yang diperlukan, peralatan militer, sarana transportasi. Kami sangat kekurangan helikopter," paparnya.
Umar Farouk Abdulmutallab, pria Nigeria yang mencoba meledakkan pesawat Northwest Airlines, mengaku telah dilatih untuk misinya itu oleh perakit bom Al Qaeda di Yaman.
(ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
281 Komentar
-
227 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
